AYOJAKARTA.COM -- Sanitasi yang layak adalah kondisi lingkungan yang bersih dan sehat, terutama terkait dengan pengelolaan kotoran manusia dan limbah lainnya.
Tujuan utama sanitasi yang layak adalah mencegah penyebaran penyakit yang terkait dengan sanitasi buruk, seperti diare, kolera, dan hepatitis.
Mengingat sanitasi layak merupakan kebutuhan dasar bagi setiap manusia karena berhubungan langsung dengan kesehatan dan kualitas hidup masyarakat.
Tidak hanya itu, sanitasi yang memadai bukan hanya mempengaruhi kesehatan tetapi juga kebersihan lingkungan serta kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.
Dikutip Ayo Jakarta dari data Badan Pusat Statistik (BPS), setiap wilayah di Jakarta memiliki kondisi dan persentase berbeda terkait rumah tangga dengan akses sanitasi layak.
Berdasarkan data BPS menunjukkan bahwa akses sanitasi layak tertinggi terdapat di Kota Jakarta Selatan (95,45%), sedangkan Kepulauan Seribu memiliki persentase terendah (85,66%).
Adapun rincian persentase rumah tangga dengan akses sanitasi layak di Jakarta adalah sebagai berikut:
Kepulauan Seribu: 85,66%
Kota Jakarta Selatan: 95,45%
Kota Jakarta Timur: 94,32%
Kota Jakarta Pusat: 92,35%
Kota Jakarta Barat: 91,65%
Kota Jakarta Utara: 88,92%
Rata-rata DKI Jakarta: 92,79%
Selanjutnya berdasarkan data terbaru, persentase rumah tangga dengan sanitasi layak di Kepulauan Seribu mengalami kenaikan dari 83,75% pada 16 Februari 2022 menjadi 85,66% pada 15 Februari 2023.
Hal tersebut berbanding terbalik dengan di Jakarta Selatan yang terjadi penurunan dari 96,51% menjadi 95,45%, sementara di Jakarta Timur juga turun dari 96,73% menjadi 94,23%.
Untuk wilayah Jakarta Pusat mencatat kenaikan dari 89,56% menjadi 92,35%, sedangkan Jakarta Barat mengalami penurunan signifikan dari 97,75% menjadi 91,65%.
Sedangkan di Jakarta Utara, persentase turun dari 90,61% menjadi 88,92% pada 2023.
Dengan demikian secara keseluruhan, rata-rata rumah tangga di Jakarta yang memiliki sanitasi layak mengalami penurunan dari 95,17% menjadi 92,79% pada 2023.***

Share this article
Setiap wilayah di Jakarta memiliki kondisi dan persentase berbeda terkait rumah tangga dengan akses sanitasi layak.