AYOJAKARTA.COM - Badan Pusat Statistik (BPS) sudah mengumumkan penyerapan tenaga kerja di Jakarta paling tinggi berada di sektor jasa-jasa.
Data tersebut berdasarkan data BPS terbaru per 12 Juni 2024, Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Agustus, BPS Catatan: 2013-2017 : Menggunakan penimbang proyeksi hasil SP2010, 2018-2022 : Menggunakan penimbang proyeksi hasil SUPAS 2015, 2023 : Menggunakan penimbang proyeksi interim.
Di sektor jasa di DKI Jakarta sudah menyerap sebanyak 4.210.571 orang. Sedangkan, jumlah secara keseluruhan mencapai angka 5.072.737 orang.
Lalu, berapakah rincian jumlah tenaga kerja dari sektor pekerjaan yang lain di Jakarta sejak tahun 2021?
Dikutip Ayojakarta.com dari laman BPS, pada Sabtu, 26 Oktober 2024, berikut ini rinciannya.
Tahun 2021:
- Pertanian
Terdapat 32.807 orang yang terlibat dalam sektor pertanian yang mencakup kegiatan seperti penanaman, pemeliharaan, dan panen tanaman. Sektor ini merupakan sektor utama di perekonomian daerah pedesaan.
- Industri
Sektor industri menyerap 794.346 orang. Ini termasuk berbagai jenis industri, mulai dari manufaktur sampai pengolahan bahan mentah menjadi produk yang siap pakai.
- Jasa-jasa
Jumlah orang yang bekerja di sektor jasa mencapai 3.910.262. Sektor ini mencakup berbagai layanan seperti pendidikan, kesehatan, dan perdagangan.
- Jumlah
Secara keseluruhan, terdapat 4.737.415 orang yang bekerja di ketiga sektor ini.
Tahun 2022:
- Pertanian
Pada tahun ini, sektor pertanian melibatkan 25.474 orang. Meskipun angka ini menunjukkan penurunan dari tahun sebelumnya, namun di sektor pertanian tetap menjadi bagian integral dari kehidupan masyarakat.
- Industri
Sektor industri tetap menjadi daya serap tenaga kerja yang utama dengan 769.497 orang.
- Jasa-jasa
Dengan 4.080.131 orang, sektor jasa terus berkembang pesat. Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa masyarakat lebih memilih untuk menggunakan layanan, baik dalam hal kebutuhan sehari-hari maupun layanan profesional.
Jumlah
Total pekerja di ketiga sektor ini mencapai 4.875.102 orang.
Tahun 2023:
- Pertanian
Sektor pertanian mencakup 23.705 orang. Angka tersebut menunjukkan penurunan dari tahun sebelumnya.
- Industri
Di sektor industri, 838.461 orang bekerja. Kenaikan angka ini menunjukkan adanya peningkatan investasi dan pengembangan industri di berbagai bidang.
- Jasa-jasa
Dengan 4.210.571 orang, sektor jasa masih menjadi yang teratas dalam penyerapan tenaga kerja.
- Jumlah
Secara keseluruhan, jumlah pekerja di ketiga sektor mencapai 5.072.737 orang, yang menunjukkan pertumbuhan positif dan tren diversifikasi dalam perekonomian.
Nah, itulah jumlah tenaga kerja dari berbagai sektor yang ada di Jakarta berdasarkan data BPS terbaru.***
Share this article
Rincian jumlah tenaga kerja di Jakarta dari berbagai sektor berdasarkan data BPS, bidang apa yang paling banyak?