Statistik Kriminalitas DKI Jakarta 2023, Simak Data Kejahatan dari Polda hingga Survei BPS

Statistik Kriminalitas Provinsi DKI Jakarta 2023
Statistik Kriminalitas Provinsi DKI Jakarta 2023

AYOJAKARTA.COM - Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban Jakarta, Publikasi Statistik Kriminalitas 2023 menjadi sumber data penting untuk memantau situasi keamanan di provinsi ini.

Publikasi ini diharapkan dapat mendukung pemerintah dalam memonitor pelaksanaan, perkembangan serta pencapaian program pembangunan khususnya dalam bidang keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Data statistik kriminalitas yang dipaparkan berasal dari dua sumber yang kredibel dan penting yaitu data Statistik Politik dan Keamanan (Polkam) serta data dari Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) yang dilaksanakan Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2023.

Baca Juga: Wilayah Ini Punya Statistik Kejahatan Paling Tinggi di DKI Jakarta Sepanjang Tahun 2023

Data Statistik Politik dan Keamanan (Polkam)

Sumber pertama data kriminalitas DKI Jakarta tahun 2023 ini berasal dari registrasi laporan yang dilakukan pihak kepolisian, meliputi Polda Metro Jaya dan enam Kepolisian Resort (Polres) yang tersebar di kabupaten dan kota di Jakarta.

Data yang terkumpul ini mencatat berbagai kejadian kriminalitas yang dilaporkan masyarakat serta kasus di mana pelaku tertangkap tangan atau sudah mencapai tahap penuntutan di pengadilan.

Publikasi ini menyediakan gambaran umum tentang jumlah dan jenis kejahatan yang terjadi di Jakarta selama setahun terakhir.

Baca Juga: Wilayah Ini Punya Statistik Kejahatan Paling Tinggi di DKI Jakarta Sepanjang Tahun 2023

Data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas)

Selain itu, publikasi ini juga memuat data yang berasal dari Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) yang dilakukan BPS pada 2023.

Survei ini mengumpulkan informasi langsung dari rumah tangga atau individu yang menjadi korban kejahatan.

Berbeda dengan data yang diperoleh dari kepolisian, data Susenas memberikan perspektif lain yaitu dari sudut pandang korban sehingga bisa memberikan gambaran lebih luas tentang situasi keamanan di Jakarta.

Baca Juga: Ternyata Ini Alasan Kenapa Proses Rekrutmen Mitra Statistik 2025 Badan Pusat Statistik Ditutup Lebih Awal

Perbedaan dalam Pendekatan Pengumpulan Data

Perlu dicatat, meski kedua jenis data ini disajikan dalam publikasi yang sama, data dari Polkam dan Susenas tak dibandingkan secara langsung.

Hal tersebut karena keduanya menggunakan metode pengumpulan data yang berbeda.

Data dari Polda dan Polres didasarkan pada laporan resmi kejahatan sementara data Susenas didasarkan pada survei yang mengumpulkan informasi dari masyarakat yang mungkin tak melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib.

Dengan memadukan kedua sumber data ini, publikasi Statistik Kriminalitas DKI Jakarta 2023 memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang situasi keamanan dan kriminalitas di Jakarta.

Pemerintah, penegak hukum serta masyarakat dapat menggunakan data ini untuk mengembangkan kebijakan dan strategi yang lebih tepat dalam menjaga ketertiban dan keamanan di Jakarta.

Baca Juga: Update Pendaftaran Mitra Statistik BPS: Pastikan Pesan Ini Muncul di Layar Setelah Proses Pemutakhiran Data Dilakukan

Berikut konsep kriminalitas Polri yang mencakup:

1. Tindak Kejahatan/Pelanggaran

Perbuatan yang dapat dihukum menurut KUHP atau Undang-Undang lain di Indonesia.

2. Peristiwa yang Dilaporkan

Laporan masyarakat atau tertangkap tangan oleh polisi yang akan dicatat dan ditindaklanjuti jika memiliki cukup bukti.

3. Peristiwa yang Diselesaikan

Berkas sudah siap untuk jaksa, pengaduan dicabut, tidak dalam kompetensi kepolisian, tersangka meninggal atau kasus sudah kadaluarsa.

Baca Juga: Statistik Penggunaan MRT, LRT, dan Transjakarta di Agustus 2024: Mana Pilihan Utama Warga Jakarta?

Korban

Korban kejahatan adalah seseorang atau harta bendanya yang mengalami atau terkena tindak kejahatan atau usaha percobaan tindak kejahatan.

Konsep-konsep Kejahatan dalam Susenas

Konsep kejahatan dalam Susenas merujuk pada definisi yang digunakan kepolisian dan KUHP, tetapi disederhanakan untuk responden awam.

Pengertian kejahatan didasarkan pada pengakuan, pemahaman dan persepsi responden tanpa melihat aspek hukum.

Jenis kejahatan yang dicakup lebih berfokus pada yang dikenal masyarakat seperti menggunakan istilah perampokan untuk pencurian dengan kekerasan.

Baca Juga: Batas Akhir Tanggal 20, Calon Mitra Statistik 2025 Segera Lakukan Ini di Situs Resmi Badan Pusat Statistik

Korban

Konsep korban kejahatan dalam Susenas mencakup korban yang mengalami tindak kejahatan dalam setahun terakhir, dikelompokkan menjadi rumah tangga dan individu.

Penentuan korban didasarkan pada pengakuan responden tanpa memeriksa aspek hukum.

Rumah tangga korban kejahatan adalah yang mengalami kejadian atau percobaan kejahatan terhadap harta seperti pencurian barang atau pembunuhan anggota rumah tangga.

Pada 2023, jumlah kejahatan di Provinsi DKI Jakarta mencapai 31.523 kasus, mengalami kenaikan 69,63 persen dibanding tahun 2022.

Baca Juga: Badan Pusat Statistik Buka Pendaftaran Mitra Statistik 2025, Tamatan SMA Sederajat Usia 18-50 Tahun Silakan Merapat

Distribusi jumlah kejahatan di DKI Jakarta sebagai berikut:

- Kepulauan Seribu: 23 kasus
- Jakarta Barat: 1.056 kasus
- Jakarta Utara: 1.467 kasus
- Jakarta Pusat: 1.711 kasus
- Jakarta Timur: 5.602 kasus
- Jakarta Selatan: 9.063 kasus

Sementara itu, jumlah kejahatan yang diselesaikan mencapai 22.453 kasus, meningkat 44,28 persen dibanding tahun sebelumnya.

Baca Juga: Ada Kenaikan Signifikan dari Awal Tahun! Ini Dia Statistik Jumlah Penumpang Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta 5 Bulan Terakhir!

Rincian penyelesaian kejahatan di setiap wilayah:

- Kepulauan Seribu: 100 persen (23 kasus)
- Jakarta Barat: 51,33 persen
- Jakarta Utara: 32,65 persen
- Jakarta Pusat: 63,12 persen
- Jakarta Timur: 57,23 persen
- Jakarta Selatan: 54,93 persen

Baca Juga: 10 Makanan Unik Khas Jakarta yang Wajib Kamu Cicipi, Mudah Ditemui! Auto Bikin Rindu Ibu Kota

Persentase penyelesaian kejahatan bervariasi di setiap wilayah dengan Kepulauan Seribu memiliki tingkat penyelesaian tertinggi (100 persen) dan Jakarta Utara terendah (32,65 persen).

Publikasi ini juga diharapkan dapat menjadi rujukan penting bagi para pihak yang terkait dengan penegakan hukum dan kebijakan keamanan.

Dengan informasi yang lebih akurat, program pembangunan di bidang Kamtibmas bisa semakin efektif dan sesuai kebutuhan masyarakat Jakarta.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# 2023
# Statistik
# Kejahatan
# BPS
# Kriminalitas
# Jakarta

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.