AYOJAKARTA.COM - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis jenis kejahatan yang terjadi di Jakarta.
Ada lebih dari 10 jenis kejahatan yang terjadi di Jakarta seperti penculikan, pengrusakan, pembakaran, pencurian, penipuan dan masih banyak lagi.
Berdasarkan data BPS, setidaknya ada empat jenis kejahatan yang paling sering terjadi di Jakarta.
Hal ini dapat dilihat berdasarkan jumlah kasus atau aksi kejahatan yang dicatat BPS pada 2023.
BPS juga mencatat lokasi mana yang paling banyak terjadi jenis kejahatan tersebut.
Baca Juga: Data BPS: Jumlah Kejahatan yang Diselesaikan di Jakarta Tahun 2023 Mengalami Penurunan
Dirangkum ayojakarta.com dari laman web-api.bps.go.id pada Rabu (16/10/2024), berikut empat jenis kejahatan yang paling sering terjadi di Jakarta:
1. Narkotika
Penggunaan narkotika berada di urutan pertama sebagai jenis kejahatan paling sering terjadi di Jakarta yakni sebanyak 3.017 kasus pada 2023.
Berdasarkan data BPS, jenis kejahatan ini banyak terjadi di Jakarta Pusat dengan 559 kasus.
2. Pencurian Kendaraan
Pencurian kendaraan berada di urutan kedua sebagai jenis kejahatan paling sering terjadi di Jakarta yakni sebanyak 2.681 kasus pada 2023.
Pencurian kendaraan ini banyak terjadi di Jakarta Selatan dengan 2.062 kasus.
3. Pencurian Biasa
Pencurian Biasa berada di urutan ketiga sebagai jenis kejahatan paling sering terjadi di Jakarta yakni sebanyak 1.341 kasus pada 2023.
Pencurian biasa ini banyak terjadi di Jakarta Selatan dengan 585 kasus.
4. Penganiayaan Berat
Penganiayaan berat berada di urutan keempat sebagai jenis kejahatan paling sering terjadi di Jakarta yakni sebanyak 933 kasus pada 2023.
Jenis kejahatan ini banyak terjadi di Jakarta Barat dengan 289 kasus.
Itulah empat jenis kejahatan paling sering terjadi di Jakarta.***

Share this article
Pencurian kendaraan adalah jenis kejahatan yang banyak terjadi di wilayah Jakarta Selatan dengan 2.062 kasus.