Permukaan Air Laut Semakin Tinggi, Ancaman Jakarta Tenggelam di Depan Mata? Dinas SDA Beberkan Fakta Ini

Viral video tanggul Pantai Mutiara Jakarta Utara yang mengkawatirkan akan jebol. (Sumber: Instagram @nikoatmaja | Foto: Instagram @nikoatmaja)
Viral video tanggul Pantai Mutiara Jakarta Utara yang mengkawatirkan akan jebol. (Sumber: Instagram @nikoatmaja | Foto: Instagram @nikoatmaja)

AYOJAKARTA.COM - Akhir-akhir ini wilayah pesisir DKI Jakarta ramai dengan banjir rob yang terjadi akibat curah hujan yang tinggi.

Kekinian, tanggul di wilayah DKI Jakarta pun menjadi sorortan publik.

Salah satunya tanggul Pantai Mutiara yang berlokasi di Penjaringan, Jakarta Utara.

Hal ini karena beredar video di media sosial yang memperlihatkan permukaan air laut yang semakin tinggi, bahkan terlihat adanya kebocoran kecil yang masuk ke area pemukiman warga.

Baca Juga: Menko Polkam Dorong Produksi Konten Edukatif, PWI Siap Gencarkan Literasi Publik

Penurunan Tanah di DKI Jakarta

Sebagai informasi, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sempat menyebutkan bahwa DKI Jakarta mengalami penurunan muka tanah mencapai 10-30 cm per tahun.

Terlebih terjadinya banjir hingga erosi garis pantai membuat ancaman naiknya permukaan air laut di depan mata.

NASA sendiri beberapa waktu lalu sempat memperkirakan beberapa kota besar di dunia yang diprediksi akan tenggelam termasuk DKI Jakarta.

laporan ini hadir dari Sciencing yang menyebutkan Jakarta tenggelam sekitar 17 cm per tahun.

Beberapa faktor menyebabkan hal tersebut, seperti karena letak geografis yang berada didataran rendah bekas rawa serta dilintasi 13 sungai dan berbatasan langsung dengan laut Jawa.

Baca Juga: Pemprov DKI Jakarta Mulai Gelar Kampanye 16 HAKTPA Sebagai Langkah Hapus Kekerasan Berbasis Gender dan Anak, Ini Rangkaian Acaranya

Fakta Jakarta Tengelam Menurut SDA DKI jakarta

Dikutip ayojakarta.com dari situs Dinas SDA DKI Jakarta, menyebutkan bahwa pemanasan global yang membuat es di kutub mencair menjadi salah satu faktor yang menyebabkan tinggi muka laut trs naik tiap tahunnya.

Ini menjadi perhatian global sebab ada banyak kota-kota pesisir dunia jadi terdampak langsung, kota-kota seperti Venesia di Italia, Kiribati, dan Tuvalu pun terancam akan tenggelam bila air laut terus meninggi.

Kondisi di Jakarta diperburuk dengan muka tanahnya yang mengalami penurunan dari tahun ke tahun akibat fenomena alami yang disebut sebagai land subsidence.

Sayangnya, eksploitasi air tanah dan pembangunan yang berlebih mempercepat penurunan muka tanah di Jakarta, hingga 15 cm per tahun.

Walaupun faktanya memang terjadi penurunan permukaan tanah di ibu kota, Pemprv DKI Jakarta pun tak tinggal diam.

Melalui Dinas SDA DKI Jakarta berbagai langkah dilakukan, mulai dari pelarangan penggunaan air tanah di beberapa wilayah di Jakarta, pembangunan stasiun pemantauan penurunan muka tanah, serta pembangunan tanggul pengaman pantai dan muara sungai di kawasan pesisir.

Penurunan tanah adalah suatu fenomena alam yang terjadi di kota-kota besar yang berdiri di atas lapisan sedimen muda, seperti Jakarta, Bandung, Semarang, dan beberapa kota lainnya.

Fenomena ini dapat menyebabkan berbagai dampak negatif, seperti meluasnya daerah genangan banjir, retak pada gedung atau bangunan, miringnya bangunan, serta kerusakan pada sarana jalan.

Selain itu, penurunan tanah juga dapat menyebabkan banjir rob di area pesisir dan penurunan kualitas lingkungan.

Baca Juga: Tonggak Baru Investasi Syariah: KIK EBA BRI-MI Jakarta Lingkar Barat Satu Melantai di Bursa

7 Lokasi Pemantauan Penurunan Tanah

Setidaknya terdapat 7 lokasi tempat pemantauan penurunan tanah yang dimiliki Dinas SDA DKI Jakarta yakni:

1. Gudang Material Sumber Daya Air di Kecamatan Cilincing.

2. Gedung Pompa Tanjungan, Jakarta Utara.

3. Gudang Material Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Barat di Kecamatan Kembangan.

4. Gudang Material Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Utara di Kecamatan Pademangan.

5. Gedung Pompa Muara Angke, Jakarta Utara.

6. Gedung Pompa Super Timur, Satu Kodamar, Jakarta Utara.

7. Gedung Pompa Junction, Jakarta Utara.

Tujuan dari pemantauan ini adalah untuk memahami lebih baik di mana dan mengapa penurunan tanah terjadi, serta untuk mengambil langkah-langkah mitigasi yang diperlukan.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# penurunan tanah
# Dinas SDA
# fakta
# tenggelam
# DKI Jakarta

Berita Terkait

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.