AYOJAKARTA.COM - Dinas Kesehatan atau Dinkes DKI Jakarta memastikan hingga saat ini kasus super flu belum ditemukan di wilayah Ibu Kota.
Kendati demikian, masyarakat tetap diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak lengah terhadap potensi penularan super flu ini.
Terutama di tengah mobilitas warga Jakarta yang tinggi.
Diketahui, super flu sendiri merupakan penyakit influenza yang disebabkan oleh virus Influenza Tipe A H3N2 Subclade K.
Baca Juga: Debit Visa Bank Jakarta Diluncurkan, Dara Sarasvati Dorong Literasi Keuangan Digital
Penyakit ini disebut super flu karena penyebarannya relatif lebih cepat dibandingkan influenza lainnya.
Kendati dekimian, Dinkes DKI Jakarta tetap mengimbau warga untuk waspada.
“Warga Jakarta tetap harus waspada potensi penularan penyakit ISPA dan diimbau untuk senantiasa menjaga kesehatannya, mengingat mobilitas penduduk yang cukup tinggi setelah masa libur Natal dan Tahun Baru serta sudah dimulainya musim penghujan,” ujar Sri Puji Wahyuni, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta.
Virus ini tercatat sudah tersebar di delapan provinsi, yakni Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Jawa Barat, Sumatra Selatan, Sumatra Utara, Jawa Tengah, Sulawesi Utara, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Baca Juga: Perkuat Layanan Private, BRI Visa Infinite Tawarkan Beragam Benefit Premium Terbaru
Upaya pencegahan yang bisa dilakukan oleh masyarakat antara lain adalah sering mencuci tangan menggunakan sabun, menggunakan masker jika sedang sakit, dan menerapkan etika batuk.
Selain itu juga menghindari menyentuh wajah, menjaga asupan nutrisi seimbang, minum air minimal dua liter per hari, istirahat cukup, serta berolahraga secara teratur.
Lebih lanjut, Dinkes DKI Jakarta mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai tanda-tanda pneumonia dan pneumonia berat, seperti napas cepat, tarikan dinding dada ke dalam, serta saturasi oksigen di bawah 92 persen.
Imbauan dari Wagub DKI Jakarta Rano Karno
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap virus super flu.
Meski belum penyebaran virus superflu di wilayah Jakarta, Rano berharap masyarakat tetap waspada.
“Superflu informasinya belum masuk Indonesia. Tapi tentu kita harus waspada," kata Rano.***

Share this article
Dinkes DKI Jakarta tetap meminta agar masyarakat waspada terhadap penyebaran virus super flu, meski kasusnya belum ditemukan di Jakarta.