AYOJAKARTA.COM - Perluasan layanan Transjabodetabek dinilai menjadi langkah strategis untuk meningkatkan minat masyarakat menggunakan transportasi publik.
Kebijakan ini dinilai mampu memperluas jangkauan layanan, khususnya bagi warga di wilayah penyangga Jakarta yang selama ini masih bergantung pada kendaraan pribadi.
Langkah perluasan layanan Transjabodetabek ini pun mendapat dukungan dari DPRD DKI Jakarta.
Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Ade Suherman mengatakan langkah ini menjadi upaya mendorong peralihan masyarakat dari penggunaan kendaraan pribadi ke transportasi umum, terlebih bagi warga daerah penyangga Jakarta.
Baca Juga: Dapur SPPG MBG Milik Swasta, Kok Bisa Pegawainya Diangkat jadi PPPK?
Ia mengatakan rencana penambahan rute Transjakarta Blok M–Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) dan Cawang–Jababeka adalah langkah strategis untuk meningkatkan minat masyarakat menggunakan transportasi publik.
Penyediaan moda transportasi yang terjangkau dan terintegrasi bisa menjadi kunci keberhasilan kebijakan tersebut.
Dengan perluasan layanan ini, masyarakat bisa memiliki banyak pilihan perjalanan yang praktis dan efisien.
"Ini akan memudahkan mobilitas masyarakat dan membuat transportasi umum semakin diminati," ujar Ade.
Baca Juga: Cara Cek Bansos PKH dan BPNT 2026: KPM Siap-siap Terima Bantuan Mulai Februari, Segini Nominalnya
Ade berharap, dengan perluasan layanan Transjabodetabek ini, Pemprov DKI Jakarta juga bisa menyediakan fasilitas park and ride yang memadai.
Sebab adanya fasilitas tersebut, bisa membantu warga untuk memarkir kendaraan pribadinya dan melanjutkan perjalanan menggunakan transportasi umum.
Ade pun optimis integrasi transportasi yang optimal tidak hanya mampu mengurangi kemacetan, tapi juga dapat menekan polusi udara.
"Sekaligus mewujudkan Jakarta yang lebih tertata, diharapkan dapat tercapai," cetusnya.
Sebelumnya, rencana penambahan rute Blok M–Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) dan Cawang–Jababeka ini sudah disampaikan oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
Pramono mengatakan bahwa rencana ini adalah bagian dari upaya Pemprov DKI Jakarta dalam memperluas konektivitas transportasi publik lintas wilayah.
“Tadi saya habis berbisik-bisik dengan Pak Dirjen, mudah-mudahan disetujui untuk dari Bandara ke Blok M ya. Transjabodetabek dari Bandara ke Blok M," ungkap Pramono.
Jika perluasan layanan Transjabodetabek terjadi, menurut Pramono ini akan menjadi ruas rute baru yang nantinya akan ramai.***

Share this article
DPRD DKI mengatakan ini menjadi upaya mendorong peralihan masyarakat dari kendaraan pribadi ke transum, terlebih warga daerah penyangga Jakarta.