AYOJAKARTA.COM - Pemprov DKI Jakarta akan membangun infrastruktur pengendali banjir dengan 12 sistem tata air rumah pompa baru hingga 2027.
Proyek infrastruktur pengendali banjir ini akan berada di berbagai lokasi rawan banjir seperti Cilincing, Jakarta Utara dan Cengkareng, Jakarta Barat.
"Pembangunan infrastruktur pengendali banjir di Jakarta efektif untuk curah hujan 100-150 mm, sedangkan untuk curah hujan lebih tinggi lagi dibutuhkan kapasitas infrastruktur yang lebih besar," ujar Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, Ika Agustin, dikutip ayojakarta.com pada Jumat, 29 Mei 2026.

Lebih lanjut, Ika menyebutkan pembangunan akan dilakukan secara bertahap pada tahun 2025-2027 melalui proyek JakTirta dan National Capital Integrated Coastal Development (NCICD).
Berikut adalah rincian 12 titik lokasi sistem tata air pompa yang akan dibangun atau ditingkatkan kapasitasnya oleh Pemprov DKI Jakarta hingga tahun 2027:
1. Pompa Bulak Cabe: Kapasitas 24 meter kubik per detik.
2. Pompa Pegangsaan Dua: Kapasitas 9 meter kubik per detik.
3. Pompa Cilincing KBN: Kapasitas 16 meter kubik per detik.
4. Pompa Warung Jengkol: Kapasitas 2 meter kubik per detik.
5. Pompa Kampung Sawah, Rawa Terate: Kapasitas 6 meter kubik per detik.
6. Pompa Kayu Putih, Rawa Terate: Kapasitas 15 meter kubik per detik.
7. Pompa Ancol: Peningkatan kapasitas menjadi 25 meter kubik per detik.
8. Pompa IKIP: Peningkatan kapasitas menjadi 6 meter kubik per detik.
9. Pompa Cempaka Putih: Kapasitas 14 meter kubik per detik.
10. Pompa Cengkareng: Kapasitas 12 meter kubik per detik.
11. Pompa Mangga Raya Greenville: Kapasitas 4,5 meter kubik per detik.
12. Pompa Daan Mogot (Depag, KM 13, KM 13,5): Kapasitas 23 meter kubik per detik.
Deretan proyek ini pun ditargetkan rampung secara bertahap hingga akhir 2027.
Selain pembangunan infrastruktur pengendali banjir, berbagai upaya dilakukan Pemprov DKI Jakarta untuk mengurangi potensi banjir yakni dengan pembangunan embung dan waduk hingga normalisasi sungai di berbagai titik utama yakni Sungai Ciliwung, Kali Krukut, dan Kali Cakung Lama.***
Share this article
Pemprov DKI Jakarta akan membangun infrastruktur pengendali banjir dengan 12 sistem tata air rumah pompa baru hingga 2027.