AYOJAKARTA.COM – Maju sebagai pasangan cagub-cawagub di Pilkada Jakarta, sosok Pramono-Rano merupakan figur yang sangat mewakili masyarakat Betawi.
Meski masyarakat Jakarta cenderung plural, hal tersebut tidak menjadi persoalan karena keikutsertaan Pramono-Rano di Pilkada Jakarta tidak bersifat segmentatif.
Karena itu pasangan Pramono-Rano yakin, elektabilitasnya akan semakin meningkat dan keluar sebagai pemenang dalam ajang Pilkada Jakarta.
Meski terbilang kalah pamor dengan RK, kehadiran Si Doel sebagai pendamping Pramono merupakan sebuah komposisi yang dibutuhkan masyarakat Jakarta.
Terlebih karena selain dikenal sebagai aktor, sosok Rano Karno atau akrab disapa Bang Doel juga merupakan Budayawan asli dari Betawi.
Berbekal pada fakta sosial dan empiris tersebut, kemenangan untuk pasangan Pramono-Rano di Pilkada Jakarta merupakan sebuah hal yang sangat mungkin terjadi.
Pernyataan terkait optimisme pasangan nomor urut tiga Pilkada Jakarta tersebut disampaikan Aldy Perdana Putra yang merupakan Jubir Pramono-Rano.
“Gara-gara sering turun ke ruang publik dan banyak dikenal, masyarakat sudah cinta sama pasangan Pramono-Rano,” ungkap Aldy, dikutip dari kanal YouTube tvOneNews, Rabu, 2 Oktober 2024.
Pernyataan terkait optimisme sebagai calon pemenang di ajang Pilkada Jakarta, selain disampaikan Aldy juga diungkap oleh Jubir pasangan Rido dan pasangan Dharma-Kun.
Menurut Jubir dari pasangan Rido serta pasangan Dharma-Kun, Jakarta yang banyak dihuni warga Betawi akan mengalami pertumbuhan di tangan pemimpin yang tepat.
Sosok dengan kualifikasi terbaik menyangkut kecakapan dan kemampuan, menurut Jubir dari pasangan Rido serta pasangan Dharma-Kun adalah calon yang didukungnya.
Terkait dengan antusiasme para pasangan peserta Pilkada Jakarta yang berusaha meraih dukungan dari masyarakat Betawi, pengamat politik Adi Prayitno memberi tanggapan.
Menurut Adi, merupakan suatu hal yang wajar apabila masing-masing calon berusaha untuk bisa meraih simpatik dan dukungan dari warga asli Betawi.
Selain karena Jakarta sering dianggap sebagai kampung halamannya, Jakarta juga merupakan salah satu wilayah paling strategis di Indonesia.
Sosok Pemimpin Jakarta yang identik dengan suku Betawi, menurut Adi menjadi penting karena adanya kebutuhan untuk mendapat dukungan.
Baca Juga: Perang Janji di Pilkada Jakarta, Berikut Rangkuman Janji Para Paslon Cagub-Cawagub DKI
Berdasarkan pada data sensus, suku Betawi yang menetap di Jakarta hanya mencapai angka sekitar 27 persen sementara 35 persen justru dihuni suku Jawa.
Karena itu, Adi melihat proyeksi paling relevan untuk bisa mencari dukungan dan menang di Pilkada Jakarta adalah dengan berusaha menggaet suara mayoritas.
“Jadi kalau mau main suku-sukuan sebenarnya orang Jawa, jadi ngomongnya yang warteg-warteg itu semestinya,” ungkap Adi.***
Share this article
Maju sebagai pasangan cagub-cawagub di Pilkada Jakarta, sosok Pramono-Rano merupakan figur yang sangat mewakili masyarakat Betawi.