AYOJAKARTA.COM - Anies Baswedan menanggapi pernyataan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) soal deadline atau tenggat waktu 40 hari untuk mencari koalisi partai.
Hal tersebut disampaikan Anies Baswedan dalam pesan suara kepada Ketua DPW PKS DKI Jakarta Khoirudin.
Anies Baswedan memastikan bahwa dirinya tetap berjuang dan yakin akan bisa mendaftar di akhir Agustus nanti.
“Saya tetap berjuang bersama dan tidak ada deadline atau tenggat waktu yang dilewati. Ini perlu saya sampaikan juga agar teman-teman PKS tahu dan bismillah kita yakin untuk terus berjuang bersama kedepannya. Insyaallah sampai akhir Agustus ini kita bisa sama-sama daftar,” kata Anies dikutip dari kanal YouTube Kompas TV pada Senin (12/8/2024).
Anies menceritakan pada 27 Juli 2024, PIC PKS menghubunginya terkait Pilkada dan ketersediaannya untuk bertemu dengan Presiden PKS, Ahmad Syaikhu.
Kemudian, pertemuan tersebut dilakukan pada 28 Juli 2024 untuk membahas berbagai hal, salah satunya terkait Sohibul Iman yang dipilih sebagai calon wakil gubernur.
“Lalu beliau menyampaikan bahwa PKS memerlukan kejelasan apakah Pak Anies setuju dengan nama Pak MSI sebagai wakil. Lalu beliau sampaikan juga bahwa diberi waktu seminggu, yaitu Minggu tanggal 4 Agustus. Kenapa tanggal 4, disampaikan karena tanggal 7 rencananya akan ada rapat DPTP untuk memastikan bahwa AMAN sudah aman, jadi pasangan AMAN ini akan ditetapkan,” ujarnya.
Anies mengungkapkan setelah melakukan pertemuan itu, dirinya ingin bertemu Sohibul Iman.
Ini karena sejak dipasangkan dengan Sohibul Iman, dirinya belum pernah bertemu langsung karena alasan tertentu.
Akhirnya, Anies pun bertemu dengan Sohibul Iman dua hari setelahnya yaitu pada 30 Juli 2024.
Setelah bertemu dengan Sohibul Iman, Anies menghubungi PIC Pilkada untuk menyampaikan bahwa dirinya ingin bertemu dengan Presiden PKS.
Dalam pertemuan dengan Syaikhu, Anies menyatakan bahwa ia siap berjuang dengan Sohibul Iman untuk Pilgub Jakarta.
Anies menegaskan bahwa dalam pertemuan itu sama sekali tidak membahas mengenai deadline 40 hari.
“Jawaban itu disambut baik oleh Pak Presiden, disampaikan juga bahwa dengan adanya keputusan ini maka mesin partai bisa mulai bergerak. Jadi itu pembahasannya, sama sekali kita tidak membahas soal 40 hari dan lain-lain,” tegasnya.
Baca Juga: Unik dan Belum Pernah Ada, Ini 5 Ide Usaha Kreatif yang Banyak Diminati tapi Jarang di Indonesia
Untuk diketahui, sebelumnya PKS telah menetapkan Anies dan Sohibul Iman sebagai bakal calon gubernur dan bakal calon wakil gubernur di Pilgub Jakarta.
Akan tetapi, PKS belum bisa mencalonkan keduanya lantaran PKS masih kekurangan kursi di Jakarta.
Untuk mencalonkan gubernur dan wakil gubernur dibutuhkan 22 kursi, sementara PKS hanya memiliki 18 kursi.***
Share this article
Anies Baswedan memastikan dirinya tetap berjuang dan yakin akan bisa mendaftar di akhir Agustus nanti.