Info KJP Plus 2024, Disdik DKI Rilis Ratusan Daftar Penerima yang Terkena Pembatalan Peserta, Kamu Termasuk Cek di Sini!

Disdik DKI Rilis Ratusan Daftar Penerima yang Terkena Pembatalan Peserta KJP Plus 2024 (jakarta.go.id)
Disdik DKI Rilis Ratusan Daftar Penerima yang Terkena Pembatalan Peserta KJP Plus 2024 (jakarta.go.id)

AYOJAKARTA.COM -- Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta telah merilis daftar peserta KJP Plus 2024 yang terkena pembatalan peserta.

Daftar peserta yang terkena pembatalan itu dirilis setelah melakukan monitoring dan evaluasi terhadap penerima Plus di seluruh sekolah di Jakarta.

Berdasarkan monitoring itu tercatat sejumlah penerima KJP Plus 2024 melanggar Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 110 Tahun 2021 tentang Bantuan Sosial Biaya Pendidikan.

Baca Juga: KJP Plus Januari 2024 Sudah Cair, Apakah Ada Perubahan Nominal? Cek di Sini!

Plt Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Purwosusilo mengatakan dalam Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 110 Tahun 2021 ada larangan yang wajib dipatuhi oleh penerima KJP Plus.

Jika larangan tersebut tidak ditaati maka kepesertaan KJP Plus 2024 akan dibatalkan.

Selain itu pembatalan peserta juga dilakukan terhadap peserta didik yang sudah lulus ataupun sudah bekerja.

Purwo menegaskan agar ke depannnya peserta didik penerima KJP Plus dapat menaati aturan yang telah ditetapkan.

Dia memastikan bahwa Dinas Pendidikan dan pihak sekolah akan terus memantau serta mengevaluasi peserta didik penerima KJP Plus.

Purwo mengungkapkan bahwa total pembatalan KJP Plus sebanyak 492 orang yang tersebar pada setiap jenjang pendidikan (SD-SMA).

Baca Juga: KJP Plus 492 Siswa DKI Jakarta Tahun 2023 Dicabut karena Langgar Aturan Ini, Jangan Ditiru!

Adapun rincian peserta yang dibatalkan sebagai berikut:

1. Peserta yang melakukan tindakan asusila sebanyak 3 orang.

2. Peserta yang berkelahi sebanyak 1 orang.

3. Peserta yang berkendara membawa senjata tajam sebanyak 7 orang.

Baca Juga: KJP Plus Januari 2024 Sudah Cair tapi Kamu Belum? Bisa Jadi Ini Alasan Bantuanmu Diberhentikan!

4. Peserta yang yang sudah lulus sebanyak 5 orang.

5. Peserta yang melakukan bullying atau tindak kekerasan dan perundungan sebanyak 27 orang.

6. Peserta yang ketahuan mencuri sebanyak 5 orang.

7. Peserta yang menggadaikan ATM KJP sebanyak 79 orang.

8. Peserta yang mengundurkan diri dari KJP/menikah sebanyak 39 orang.

9. Peserta yang meninggal sebanyak 3 orang.

10. Peserta yang menolak KJP Sebanyak 1 orang.

Baca Juga: SUDAH CAIR, Berikut Besaran Dana Bantuan KJP Plus Januari 2024 Beserta Cara Cek Status Penerimaan

11. Peserta yang merokok sebanyak 103 orang.

12. Peserta yang Minum Miras/ Narkoba sebanyak 8 orang.

13. Peserta yang dengn Orang tua ASN (PNS/PPPK) sebanyak 10 orang.

14. Peserta yang Pindah sekolah sebanyak 11 orang.

15. Peserta yang Sudah bekerja sebanyak 8 orang.

16. Peserta yang Tawuran sebanyak 163 orang.

Baca Juga: Pemprov DKI Jakarta Cabut KJP Plus Terhadap 492 Siswa yang Terlibat Pelanggaran Ini, Berikut Daftarnya

17. Peserta yang Melakukan tindak pidana sebanyak 1 orang.

18. Peserta yang Tidak masuk sekolah sebanyak 18 orang.

Demikian itulah daftar peserta pembatalan KJP Plus sebanyak 492 orang yang tersebar pada setiap jenjang pendidikan (SD-SMA).

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Januari
# pembatalan
# Bansos
# 2024
# kjp plus
# daftar
# Penerima

News Update

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.