AYOJAKARTA.COM – Memasuki masa persidangan, kasus penganiayaan dengan terdakwa Mario Dandy kembali menjadi sorotan warganet.
Setelah sempat menjadi viral dengan video lepas borgol saat di kantor polisi, Mario Dandy kini disorot karena sikapnya yang berbeda dengan kebanyakan orang.
Pasalnya Mario Dandy tidak menunjukkan rasa penyesalan, meski sudah menodongkan senjata api dan menganiaya David Ozora.
Hal tersebut diceritakan oleh Melisa yang merupakan kuasa hukum David Ozora dalam sebuah podcast di kanal YouTube Uya Kuya TV, yang ditayangkan pada Senin, 3 Juli 2023.
Baca Juga: Sah, Mario Dandy Jadi Tersangka Kasus Pencabulan AG, Ayah David: Selamat Membusuk di Penjara
Menurut Melisa, berdasarkan hasil pemeriksaan yang melibatkan sejumlah ahli diketahui Mario Dandy memang mengancam dengan senpi.
“Anak Korban atau David diancam akan ditembak oleh Si Mario Dandy, sebelum penganiayaan itu dilakukan,” jelas Melisa, dikutip pada Selasa, 4 Juli 2023.
Terkait dengan adanya ancaman menggunakan senpi tersebut, Ayah David Ozora sebelumnya juga sudah meminta untuk dilakukan pendalaman.
“Kami sayangkan memang tidak digali terkait dengan pengancaman,” imbuh Melisa dihadapan Uya Kuya.
Baca Juga: Selain Penganiayaan, Mario Dandy Juga Jadi Tersangka Kasus Pencabulan, Netizen: Buset Dah Ini Orang
Namun demikian, setelah melalui pemeriksaan digital forensik bukti-bukti pengancaman dengan senpi memang sempat terjadi.
Lebih lanjut, Melisa juga menjelaskan kondisi terkini David yang masih memerlukan sejumlah bantuan psikolog terkait dengan memori ingatannya.
“Dia agak ingat kejadian-kejadian, sepotong-sepotong, tetapi rasa emosinya belum dapat,” jelas Melisa.
Sampai kemudian, David berhasil mengingat satu peristiwa yang dialaminya sebelum terjadi penganiayaan.
Baca Juga: Terancam 15 Tahun di Bui, Mario Dandy Resmi Jadi Tersangka Pencabulan Terhadap AG
Menurut Melisa, David sempat mempertanyakan alasan mengapa dirinya bersedia melakukan semua perintah yang diberikan Mario.
“Aku mulai ingat, kenapa waktu itu aku disuruh push-pup mau, ternyata katanya David dia ditodong senjata,” terang Melisa.
Selain sudah bisa mengingat peristiwa sebelum penganiayaan, Melisa juga menceritakan detail pengancaman yang dialami David menggunakan senpi.
“Dia ceritain detail banget, siapa yang kokang senjata, siapa yang nyuruh senjatanya diambil dari mobil, juga kakinya yang ditodong,” tambah Melisa.
Meski Melisa tidak mendapati adanya bukti kuat usai menyaksikan ulang rekaman, ia berharap tetap dilakukan pendalaman terkait penggunaan senpi.
Selain itu, selaku kuasa hukum Melisa juga berharap agar kasus penganiayaan yang dilakukan Mario Dandy tidak digeser ke ranah pelecehan sebagaimana diberitakan.
Dalam siniar tersebut, Melisa juga sempat menceritakan sejumlah temuan yang ia dapati secara langsung dari salah satu sahabat Mario Dandy.
Menurut Melisa, meski berada di dalam ruang tahanan Mario Dandy diduga masih memiliki akses untuk menghubungi orang lain untuk suatu tujuan.
Baca Juga: Ngeyel! Abaikan Peringatan JPU Pekan Lalu, Mario Dandy Pakai Kemeja Navy Saat Sidang Hari Ini
“Dia pegang HP, kemarin saya dengar langsung dari temannya Mario Dandy yang diarahkan untuk bersaksi,” pungkas Melisa.***

Share this article
Menurut Melisa, meski berada di dalam ruang tahanan Mario Dandy diduga masih memiliki akses untuk menghubungi orang lain untuk suatu tujuan.