AYOJAKARTA.COM — Hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menemukan elektabilitas Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden (capres) turun signifikan.
Hasil survei SMRC sebelumnya menyampaikan bahwa elektabilitas Anies Baswedan sempat seimbang dengan Prabowo Subianto.
Saiful Mujani selaku pendiri SMRC menyampaikan bahwa pada 2022 lalu elektabilitas Anies Baswedan cukup naik.
Elektabilitas Anies terlihat sempat melonjak hingga Desember 2022 dan mengalahkan Prabowo Subianto dari Gerindra.
Bahkan, eks Gubernur DKI Jakarta ini mengalami kemajuan.
“Anies sebelum memasuki 2023, di bulan Desember 2022, Anies sempat seimbang sama Prabowo,” katanya, dikutip dari kanal YouTube SMRC TV pada Jumat, 9 Juni 2023.
“Bahkan kalau dibaca angka mutlaknya (Anies) di atas Prabowo dan dia mengalami kemajuan dari 23 ke 28,” lanjutnya.
Tetapi memasuki 2023, Anies semakin "tidak menarik" bagi pemilih di Indonesia.
Dari hasil survei, Anies Baswedan malah mengalami penurunan yang cukup signifikan.
“Tapi memasuki 2023, sampai survei terakhir bulan Mei ini, Anies mengalami penurunan cukup signifikan. Dari 28 menjadi 19,7 atau turun sekitar 8%.” kata Saiful.
Saiful Mujani sendiri mengatakan, bahwa pemilih memiliki harapan besar saat Anies Baswedan dideklarasikan maju dalam Pilpres 2024.
Meski eks Gubernur DKI Jakarta ini bukan seorang anggota partai, tetapi ia mampu menarik partai politik untuk mencalonkan sebagai bakal capres.
Saiful menilai bahwa Anies memiliki nyali politik yang sangat besar di mata partai politik.
“Artinya Anies punya nilai politik yang sangat besar, setidaknya bagi partai-partai politik yang mendukungnya,” kata Saiful.***

Share this article
Hasil survei SMRC menemukan elektabilitas Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden (capres) turun signifikan.