Rafael Alun Jilid 2! Karir AKBP Achiruddin Hasibuan Amblas Ulah Anak, Ditersangkakan dan Harta Diintai KPK

AKBP Achiruddin Hasibuan menjadi tersangka atas dugaan membiarkan anaknya yang tidak lain bernama Aditya Hasibuan menganiaya seorang mahasiswa bernama Ken Admiral.
AKBP Achiruddin Hasibuan menjadi tersangka atas dugaan membiarkan anaknya yang tidak lain bernama Aditya Hasibuan menganiaya seorang mahasiswa bernama Ken Admiral.

AYOJAKARTA.COM – Kepolisian Daerah Sumatera Utara menetapkan AKBP Achiruddin Hasibuan sebagai tersangka.

AKBP Achiruddin Hasibuan menjadi tersangka atas dugaan membiarkan anaknya yang tidak lain bernama Aditya Hasibuan menganiaya seorang mahasiswa bernama Ken Admiral.

“Hari ini juga ditetapkan sebagai tersangka terhadap yang bersangkutan (AKBP Achiruddin Hasibuan) sebagai tersangka,” kata Kapolda Sumatera Utara R.Z. Panca Putra Simanjuntak.

Dalam penyampaiannya AKBP Achiruddin Hasibuan telah membiarkan anaknya yakni Aditya Hasibuan menganiaya korban padahal dirinya berada di lokasi kejadian.

Baca Juga: Kesal dengan Kasus Sambo dan AKBP Achiruddin, Megawati: Gile Polisi Sekarang Arogan Banget

Selain itu, polisi juga telah mengamankan Aditya Hasibuan sebagai tersangka kasus penganiayaan atas korban yakni Ken Admiral.

“Karena keberadaan (AKBP Achiruddin Hasibuan) pada saat kejadian tersebut, baik itu turut serta melakukan ataupun tidak tidak atau membiarkan orang yang seharusnya ditolong pada saat itu,” sambungnya.

Bukan itu saja, nasib dari karirnya di kepolisian juga harus amblas tidak lain karena ulah sang anak. Buntut dari kejadian tersebut membuat perwira polisi ini harus dipecat dari kepolisian.

Sidang etik memutuskan memutuskan bahwa AKBP Achiruddin Hasibuan dipecat dari kepolisian melalui mekanisme Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH).

Baca Juga: Tanggapi Isu Bunuh Diri AKBP Buddy, Kompolnas Ungkap Banyak Kasus Serupa, Ini Alasannya!

Ia menjalani sidang kode etik karena melanggar Pasal 13 huruf M Peraturan Kepolisian Nomor 7 Tahun 2022 tentang Kode Etik Profesi dan Komisi Etik Polri.

Ayah Aditya Hasibuan ini terbukti dalam video yang beredar membiarkan perkelahian antara Ken Admiral dengan anaknya.

Sejumlah saksi dihadirkan dalam persidangan termasuk juga keluarga dari korban yakni Elvi Indri yang merupakan ibunda dari Ken Admiral.

Menurut Elvi Indri, AKBP Achiruddin Hasibuan mengakui salah di dalam persidangan.

Baca Juga: Terungkap! AKBP Achiruddin Hasibuan Berkali-kali Langgar Kode Etik, Kapolda Sumut Ungkap Hal Ini

“Akhirnya udah ngaku semua, ya saya siaplah siap salah,” ujarnya, dikutip AyoJakarta.com melalui YouTube MetroTV pada Sabtu, 6 Mei 2023.

Lebih lanjut pengacara korban mengungkapkan bahwa di dalam persidangan ayah dari Aditya Hasibuan mengakui melanggar kode etik.

Pihaknya meminta hukuman berat dengan dipecat, karena adanya pelanggaran kode etik seperti pembiaran yang seharusnya sebagai anggota polri bijaksana dan memiliki aturan.

Kapolda Sumatera Utara mengungkapkan bahwa seharusnya AKBP Achiruddin Hasibuan mampu melerai kejadian tersebut.

Baca Juga: Miris! Resmi Tersangka di Kasus Ken Admiral, AKBP Achiruddin Dijerat Pasal Berlapis? Kapolda Sumut Beberkan..

Akan tetapi dari fakta pada pemeriksaan sidang kode etik hanya melihat tidak melakukan yang seharusnya dan sepantasnya.

Berdasarkan pertimbangan-pertimbangan, Kapolda mengatakan bahwa Propam Polda Sumut memutuskan bahwa perilaku AKBP Achiruddin Hasibuan dijerat dengan Pasal 5, 8, 12, dan 13 Perpol No 7 Tahun 2022.

“Sanksi itu melanggar etika kepribadian, etika kelembagaan dan kemasyarakatan. Tiga etika itu dilanggar sehingga majelis komisi kode etik memutuskan pada saudara AH untuk diberlakukan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH),” kata Kapolda Putra.

Akibat kejadian ini viral ke publik, kini harta kekayaan dari Achiruddin Hasibuan mulai diendus oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Baca Juga: Terseret Kasus Gudang BBM Ilegal, Segini Uang yang Diterima AKBP Achiruddin Hasibuan

Hal ini dikarenakan dirinya kerap memamerkan kendaraan mewah seperti Harley Davidson dan mobil Rubicon.

Apalagi kendaraan yang tergolong mewah tersebut tidak tercantum dalam LHKPN yang sebelumnya hanya dilaporkan sejumlah Rp467 juta.

Juru Bicara Penindakan dan Kelembagaan KPK, Ali Fikri, menuturkan bahwa sudah dibentuk tim dan akan segera dilakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait harta kekayaan Achiruddin Hasibuan.

Banyak warganet yang menganggap bahwa Achiruddin Hasibuan memiliki nasib seperti Rafael Alun Trisambodo yang karirnya harus tumbang karena ulah sang anak yang melakukan penganiayaan.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Aditya Hasibuan
# AKBP Achiruddin Hasibuan
# Rafael Alun
# KPK

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.