AYOJAKARTA.COM – David Ozora yang sudah mulai pulih dari penganiayaan ternyata masih menyimpan cerita menarik berupa adanya gerakan bawah tanah diduga dilakukan pihak pelaku penganiayaan.
Hal ini baru diungkap oleh ayah David Ozora, Jonathan Latumahina setelah anaknya sudah melewati masa kritis dan sudah keluar dari rumah sakit.
Pelaku penganiayaan David Ozora yaitu Mario Dandy memang bukan orang sembarangan karena anak dari mantan pejabat pajak.
Baca Juga: STOP Jangan Bingung Lagi! Bukan 6 Mei 2023, Hari Raya Waisak Ternyata Akan Jatuh Pada Tanggal Ini
Dilansir AyoJakarta.com dari akun Twitter Jonathan Latumahina @seeksixsuck (3/5/2023), ayah David menceritakan bahwa dirinya pernah mendapat serangan bawah tanah diduga dari pihak pelaku penganiayaan.
Upaya yang dilakukan bertujuan agar kasus penganiayaan yang viral tersebut dapat diselesaikan dengan cara damai tanpa campur tangan dari pihak berwajib.
Gerakan bawah tanah yang dirasakan oleh Jonathan cukup masiv, dari sini ayah David mengerti bahwa pelaku penganiayaan bukanlah orang biasa.
“Saat di RS Medika gue ditempel orang-orang nggak jelas yang ngajak damai. Beberapa kali gue diamkan, bukan mereda tapi makin banyak mereka datang. Gue langsung mikir ‘ini pelaku pasti orang kuat, orang suruhannya sebanyak ini’,” ketik Jonathan.
Karena mampu mengerahkan banyak orang untuk mencoba mempengaruhinya supaya menempuh jalur damai. Namun Jonathan tetap ingin menyelesaikan kasus penganiayaan ini melalui jalur hukum.
Pada saat David masih berada di ruang ICU karena kondisinya yang memprihatinkan pasca penganiayaan, Jonathan berkali-kali ditemui oleh beberapa pihak yang membujuknya agar memaafkan pelaku dan damai.
Namun ketika tawaran tersebut tidak diindahkan oleh Jonathan nyatanya serangan dari diduga pihak pelaku semakin masif dengan mempengaruhi asuransi pengobatan David.
“Tiba-tiba di RS Medika ada petugas administrasi panggil gue dan bilang kalo Prudential David nggak bisa karena melanggar 1 klausul. Di sini gue makin curiga, bagaimana bisa black card nggak bisa diurus?” ketik Jonathan.
Karena merasa curiga bahwa ada yang tidak beres maka Jonathan menelusuri masalah ini. Ternyata ada laporan yang menyampaikan bahwa Davidlah yang memulai perkelahian, hal ini yang mengakibatkan asuransi David tidak bisa digunakan.
Namun faktanya David tidak memulai perkelahian, ia justru berulang kali menolak ketika diajak bertemu dengan Mario Dandy dan AG.
Akibatnya, Jonathan harus meluruskan pemalsuan kronologi dengan pihak rumah sakit dan asuransi dibantu oleh Kuasa Hukum David yaitu Mellisa Anggraini dan Ammar.
Baca Juga: Nasib AKBP Achiruddin Hasibuan Bak Jatuh Ditimpa Tangga: Dipecat Polri dan Ditetapkan Tersangka
Setelah kronologi yang sebenarnya terungkap barulah David dapat menggunakan fasilitas asuransinya. Justru kasus penganiayaan yang dilakukan Mario Dandy ini menjadi awal mula terbongkarnya kejahatan yang dilakukan ayahnya, Rafael Alun Trisambodo.***

Share this article
Diduga pihak pelaku semakin masif dengan mempengaruhi asuransi pengobatan hingga David tak bisa klaim. Simak selengkapnya!