Waspada Edaran Uang Palsu Saat Lebaran, Ini Dia Cara Membedakannya!

[ilustrasi] Simak informasi berikut agar tetap waspada terhadap edaran uang palsu.
[ilustrasi] Simak informasi berikut agar tetap waspada terhadap edaran uang palsu.

AYOJAKARTA.COM -  Hari raya Idul Fitri menjadi salah satu momen bagi seluruh masyarakat Indonesia baik yang merayakannya maupun tidak. Momen ini juga seringkali dimanfaatkan, tak hanya hal baik saja, namun hal yang merugikanpun juga seringkali dilakukan, salah satunya adalah dengan mengedarkan uang palsu.

Hadirnya edaran uang palsu tentu merugikan, pasalnya uang palsu sendiri tidak terhitung keabsahannya. Bahayanya, bentuk fisik dari uang palsu sulit dibedakan apabila secara langsung. Tak hanya itu saja, dikutip oleh Ayojakarta.com dari merdeka.com, hadirnya uang palsu sendiri membawa nilai buruk bagi perekonomian di Indonesia.

Apabila tidak ditangani peredarannya, salah satu dampak buruk yang dapat terjadi adalah penurunan nilai uang asli dan kenaikan harga (inflasi). Hal ini tentu akibat dari uang palsu yang jika terdeteksi oleh bank, maka uang tersebut tidak terhitung serta disita. Tak hanya itu, kerugian menjadi salah satu dampak yang dirasakan oleh penerima edaran uang palsu. 

Baca Juga: Terungkap! Selain Jadi Dukun Pengganda Uang yang Bikin Geger, Mbah Slamet Ternyata Residivis Kasus Uang Palsu

Hal yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan pencegahan agar tidak menjadi rantai yang berkepanjangan. Dilansir dari merdeka.com, berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan jika anda telah menerima uang palsu:

Perhatikan benang pengaman

Bank Indonesia (BI) sebagai satu-satunya pengedar uang terverifikasi di Indonesia membuat salah satu ke-otentikan salah satunya melalui benang pengaman. Bentuk benang pengaman tersebut seperti dianyam. Untuk nominal Rp 20.000, Rp 50.000 dan Rp 100.000, maka benang pengaman tersebut akan berubah warna jika dilihat dari sudut tertentu. Namun untuk nominal  Rp 1.000, Rp 2.000, Rp 5.000, dan Rp 10.000 benang pengaman tersebut seperti ditanam pada lembar uang.

Memiliki Watermark

Baca Juga: David Ulangi Latihan Soal Matematika Dasar Anak TK, Sukses Bikin Haru dan Trenyuh Netizen!

Setiap nominal dari uang Indonesia memiliki gambar pahlawan yang membedakan dari masing-masing nominal. Namun, hal yang membedakan antara uang asli dan uang palsu adalah pada watermark yang dimiliki berupa Electrotype berlogokan Bank Indonesia dan beberapa ornamen tertentu jika lembaran uang tersebut diarahkan ke cahaya.

Perhatikan Gambar Tersembunyi dan Mulitwarna

Jika diarahkan ke sinar UV, maka lembaran uang asli akan memiliki kombinasi warna seperti merah, kuning dan biru. Jika anda memiliiki uang dan pada saat anda melakukan check dengan sinar UV tidak menunjukkan ciri-ciri tersebut, maka sudah dipastikan uang anda merupakan uang palsu.

Memiliki Kode Tuna Netra Pada Lembaran Uang

Baca Juga: Heboh Hotman Paris Rela Bayar Rp10 Miliar ke Ida Dayak Jika Berhasil Sembuhkan Penyakit Sang Istri, Benarkah?

Uang asli yang diedarkan oleh Bank Indonesia memiliki kode tuna netra. Kode untuk tuna netra sendiri berada pada sisi kiri dan sisi kanan lembaran uang tersebut. Jika diraba, maka kode tersebut dapat dirasakan karena memiliki tekstur.

Terapkan 3D

Tindakan awal yang mudah untuk dilakukan untuk membedakan uang asli dan uang palsu adalah dengan 3D, yaitu Dilihat, Diraba dan Diterawang. Dilihat dari beberapa kode unik yang ada pada lembaran uang, diraba dengan merasakan tekstur dari lembaran mata uang, serta diterawang yaitu dilihat dari beberapa ornamen yang ada pada lembaran mata uang dapat terlihat dengan baik.

Nilai tadi adalah guna mencegah perederan mata uang lebih lanjut. Jangan ragu pula untuk menegur dan melaporkan jika ada yang mengedarkan atau menggunakan uang palsu karena dapat dipastikan perbuatan itu akan merugikan seluruh aspek masyarakat***.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1444 H
# Edaran
# bulan Ramadan
# uang palsu
# tips

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.