AYOJAKARTA.COM - Kasus narkoba yang menjerat Irjen Teddy Minahasa mantan Kalpoda Sumatera Barat masih terus diusut.
Sebelumnya sempat diungkap oleh Linda Pudjiastuti yang mengaku merupakan istri siri dari Teddy Minahasa.
Kini pihak Ahli Digital Forensik juga mengungkap isi pesan antara Teddy Minahasa dan Linda Pudjiastuti.
Dikutip Ayojakarta.com melalui kanal YouTube KOMPAS TV, bahwa ditemukan pesan Whatsapp atas nama Linda Pudjiastuti dengan kontak 'My Jenderal'.
Bahkan pihak Ahli Digital Forensik menjelaskan bahwa komunikasi antar dua pengguna Whatsapp tersebut telah berlangsung sejak 24 Mei 2020.
"Hasil analisa, temuan user whatsapp atas nama Linda di nomor yang sama yaitu 0822xxxx, terdapat komunikasi dengan user no 0812xxxxx atas nama My Jendral komunikasi di tanggal 24 Mei 2020 jam 12:37:11 am," jelas Rujit Kiswinoto selaku Ahli Digital Forensik.
Dilaporkan terdapat 184 percakapan terhitung hingga 11 Oktober 2022 pukul 6 pagi.
"Sampai dengan tanggal 11 Oktober 2022 jam 06:46:56 am, sejumlah 184 conversation (percakapan) menyertakan satu hal file attachment," ungkap Rujit Kiswinoto.
Hakim sempat menanyakan terkait siapa di balik kontak 'My Jenderal'. Kemudian pihak Ahli Digital Forensik menegaskan bahwa ia merupakan Teddy Minahasa.
Baca Juga: Irjen Pol Teddy Minahasa Jual Barang Bukti Sabu, Sebenarnya Bagaimana Prosedur Pemusnahan Barbuk?
"Untuk nomornya, disita dari saudara Teddy Minahasa," ujar Rujit Kiswinoto.
Sebelumnya Linda juga sempat menceritakan pesannya kepada Teddy Minahasa, bahwa terdakwa sempat menawarkan sabu yang diduga untuk dijual.
"Waktu itu tanggal 23 Juni, saya ada wa (pesan Whatsapp) terdakwa, saya ingin bekerja kembali ke Brunei Darussalam untuk menawarkan keris pusaka terdakwa, dijawab dengan terdakwa 'silahkan', saya jawab lagi 'saya gak ada ongkos tiket dan operasional'," jelas Linda.
"Lalu terdakwa bilang, 'ini saya ada sabu 5kg carikan lawan, untuk kamu operasional ke Brunei', tanpa saya pikir panjang, spontanitas saya tanya 'barang dimana?' 'ada di Riau', saya jawab batang donk? dijawab lagi dengan terdakwa ada di tangan saya," sambungnya.
Hal tersebut sebagaimana yang ditemukan oleh pihak ahli digital forensik yang mana pesan tersebut menggunakan bahasa jawa dan sudah dihapus sebelumnya.
"23 Juni tahun 2022 jam 12 untuk percakapan ditemukan pada barang bukti kedua Samsung galaxy S21 disita dari saudari Linda," jelas Rujit Kiswinoto
"Jadi akun My Jenderal mengirimkan pesan kepada Linda, isi pesannya 'iki ono barang 5 kg golekno lawan, posisi barang di Riau', posisi pesannya sendiri telah dihapus, namun berhasil kita recover dengan proses digital forensik," sambungnya.***

Share this article
Isi pesan Teddy Minahasa ke Linda Pudjiastuti diungkap ahli forensik, ternyata bicarakan soal bekerja ke Brunei Darussalam.