AYOJAKARTA.COM - Api besar menjulang akibat kebakaran yang terjadi malam ini di Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara.
Selain menimbulkan suara dentuman yang keras, kebakaran di Depo Pertamina Plumpang juga meluas hingga ke pemukiman warga.
Kebakaran di Depo Pertamina Plumpang diperkirakan terjadi mulai pukul 20:11 WIB dan membuat suasana yang tidak kondusif.
Baca Juga: Histeris! Warga Berhamburan Keluar dan Panik Melihat Kebakaran Depo Pertamina di Plumpang
Sejumlah relawan dari Palang Merah Indonesia (PMI), juga diketahui telah sibuk melakukan upaya penyelamatan kepada para korban.
Namun demikian, informasi terkait dengan korban akibat kebakaran ini masih belum diketahui secara lebih rinci.
Akibat peristiwa kebakaran tersebut, wilayah Rawa Badak Selatan yang berada tidak jauh dari Depo Pertamina Plumpang ikut terkena imbas.
Baca Juga: Update Kebakaran Depo Plumpang: 10 Orang Dilaporkan Masuk IGD, Tambahan 10 Unit Damkar hingga...
Sehubungan dengan adanya dampak kebakaran tersebut, Suhaena selaku Lurah Badak Selatan memberi tanggapan.
“Ada 5 Rukun Warga yang berada dekat lokasi terjadinya kebakaran, yakni RW 1, 8,9, 10 dan 11,” jelas Suhaena.
Dari kelima RW yang berada dekat dengan pusat kebakaran, seluruh RW menurut Lurah dalam kondisi tidak aman.
Baca Juga: Update! Kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Petugas Sebut Ada Korban Jiwa Namun...
Lebih lanjut Lurah Rawa Badak menjelaskan bahwa hingga sekitar pukul 22:00, sejumlah warga sudah mulai mengungsi.
“Sebagian besar mengungsi di masjid-masjid, ada yang di gereja, dan sebagian besar saat ini mengungsi di kelurahan,” jelas Suhaena.
Terkait dengan kondisi para pengungsi, Lurah Suhaena juga mengabarkan situasi yang tengah ia alami bersama para pengungsi di kantor kelurahan.
“Di halaman kelurahan sudah pada berkumpul semua, para pengungsi masih dalam keadaan panik,” imbuhnya.
Lurah Suhaena juga mengabarkan bahwa dari tempatnya berada, masih terlihat kepulan asap kelam yang masih membumbung tinggi.
Hal tersebut berdasarkan pantauan langsung Lurah Suhaena dari jarak sekitar lima kilometer dengan lokasi kejadian.
Kobaran api yang menjalar dengan cepat, menurut informasi dari Lurah Suhaena membuat sebagian besar warga tidak sempat melakukan penyelamatan pada harta-bendanya.
“Ada orang saya yang mengabarkan bahwa keluarganya hanya bisa berteriak, dan tidak sempat menyelamatkan surat-surat,” jelas Lurah.
Terkait dengan langkah pengamanan, Lurah Suhaena menginformasikan bahwa di sejumlah wilayah tersebut telah dilakukan pemadaman listrik.
Baca Juga: Rumah Dinas Kapolda Papua Kebakaran, Penyebab Pastinya Masih Jadi Tanda Tanya
Selain dilakukan upaya pemadaman listrik di sekitar lokasi kejadian, Lurah Suhaena juga menginformasikan adanya penutupan akses jalan.
Sejumlah kendaraan dari Dinas Pemadam Kebakaran masih terus melakukan upaya-upaya untuk memadamkan.
Demikian informasi terkait dengan kebakaran di Depo Pertamina Plumpang seperti dikutip Ayojakarta dari kanal Youtube tvOneNews pada Jumat, 3 Maret 2023. ***

Share this article
Kebakaran hebat terjadi di Depo Pertamina Plimpang, sebagian besar warga tidak sempat melakukan penyelamatan pada harta-bendanya