AYOJAKARTA.COM - Sidang Ferdy Sambo menuju babak akhir dimana tuntutan jaksa telah dijatuhkan lamanya hukuman penjara.
Dari hukuman yang didapat para terdakwa, Ferdy Sambo lah yang hukumannya paling berat, yakni seumur hidup, sedangkan istrinya, Putri Candrawathi dituntut 8 tahun penjara.
Hukuman untuk Ferdy Sambo dari JPU ini menjadi polemik di tengah kalangan masyarakat lantaran banyak pihak yang menilai jika hukumannya belum maksimal.
Hal ini tentunya mengakibatkan munculnya tudingan para penegak hukum sudah disuap oleh pihak-pihak tertentu.
Pihak keluarga Brigadir J pun berharap agar Ferdy Sambo dapat dihukum mati sebagai pengganti nyawa anaknya.
Namun baru-baru ini beredar kabar jika KPK tangkap hakim lantaran disuap Ferdy Sambo demi bebas hukuman mati.
Kabar tersebut disebarkan oleh akun Facebook bernama Cerita Kehidupan. Lewat siaran langsung, pemilik akun menayangkan sebuah video dengan narasi jaksa serta hakim persidangan Sambo dijemput paksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Kabar tersebut menegaskan jika para penegak keadilan kasus Brigadir J tersebut terbukti menerima suap dari Ferdy Sambo sehingga sang terdakwa tidak dijatuhi hukuman maksimal.
"Gempar !! Terbukti Terima Suap dari Ferdy Sambo, KPK Bertindak Tegas Seret Paksa Hakim & Jaksa," seperti itulah judul postingannya, dikutip pada Rabu (08/2/2023).
Dalam header video terlihat foto sesosok orang yang sedang berperkara di Kejaksaan Agung, terbukti dari rompi merah muda yang dikenakan. Tampak pria berompi itu dikawal ketat oleh dua petugas korps adhyaksa.
"Breaking News. Terbukti Terima Suap dari Sambo, KPK Bertindak Seret Paksa Hakim dan Jaksa," tulis pemilik video sebagai judul di thumbnail.
Lalu benarkah kabar tersebut?
Rupanya video dengan durasi 8 menit 15 detik tersebut tidak menampilkan informasi sebagaimana judul dan foto thumbnailnya.
Video yang telah diunggah pada 30 Januari 2023 tersebut telah viral namun memberikan informasi hoax.
Setelah ditelusuri, rupanya video pria berompi Kejagung tersebut diambil dari artikel penangkapan Taufik, Manajer PT Meraseti Logistik Indonesia yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi impor besi dan baja tahun 2016-2021.
Kasus impor besi dan baja tidak memiliki kaitan dengan kematian Brigadir J.
Video yang diunggah pun berasal dari potongan-potongan video yang tidak ada kaitannya dengan kasus Ferdy Sambo dan tidak memperlihatkan penangkapan hakim dan jaksa kasus Sambo oleh KPK.
Video yang diunggah justru menampilkan pendapat sejumlah pihak mengenai dugaan adanya gerakan bawah tanah untuk mempengaruhi tuntutan serta vonis Ferdy Sambo.
Seperti halnya dari Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso serta mantan Kepala BAIS TNI Laksamana Muda (Purn.) Soleman B Ponto.
Para ahli ini juga membahas perihal besarnya tuntutan yang dijatuhkan kepada empat terdakwa lain, yakni 8 tahun untuk Ricky Rizal, Kuat Ma'ruf, dan Putri Candrawathi, serta 12 tahun untuk Richard Eliezer.
Dengan demikian, kabar mengenai KPK tangkap jaksa dan hakim gara-gara disuap Ferdy Sambo demi bebas hukuman mati adalah hoaks.***

Share this article
"Breaking News. Terbukti Terima Suap dari Sambo, KPK Bertindak Seret Paksa Hakim dan Jaksa," tulis pemilik video sebagai judul di thumbnail.