Tertekan! Kamaruddin Simanjuntak Sebut Lembaga Ini Ingin Membuatnya Tutup Mulut, Termasuk Para Jenderal

Kamaruddin Simanjuntak Soal Hukuman 12 Tahun Richard Eliezer: Terlalu Berat, Dia Cuma Wayang
Kamaruddin Simanjuntak Soal Hukuman 12 Tahun Richard Eliezer: Terlalu Berat, Dia Cuma Wayang

AYOJAKARTA.COM – Kamaruddin Simanjuntak secara terang-terangan menyatakan bahwa ada beberapa sosok jenderal yang memintanya untuk bungkam akhir-akhir ini.

Pernyataan tersebut diungkapkan oleh Kamaruddin Simanjuntak dalam sebuah video yang diunggah pada kanal YouTube Uya Kuya pada Senin (6/2/2023).

Pada kesempatan tersebut, Kamaruddin Simanjuntak mengatakan bahwa selama beberapa hari ke belakang, dirinya menjadi sasaran amarah dari netizen.

Baca Juga: Waspada! Praxion Obat Penurun Panas Anak Sebabkan Gagal Ginjal Akut hingga Meninggal Dunia

Bukan tanpa alasan, beberapa masyarakat telah menaruh curiga terhadap Kamaruddin Simanjuntak yang dinilai menjadi bungkam belakangan ini.

“Sepertinya masyarakat jadi curiga sama saya. Saya dianggap diam, padahal saya sudah bersuara juga,” kata Kamaruddin Simanjuntak di The Real Rumah Uya.

Ia kemudian menegaskan, bahwa selama ini dirinya sudah berusaha untuk buka suara di berbagai kanal YouTube yang memfasilitasi dirinya.

Sementara itu, Kamaruddin Simanjuntak kemudian mengungkapkan bahwa saat ini tidak semua televisi mau mengundang dirinya untuk dijadikan sebagai narasumber.

Bahkan, Kamaruddin Simanjuntak menceritakan pengalaman buruknya ketika mendapati hal tersebut.

Baca Juga: Terbaru! Dukungan Untuk Richard Eliezer, Aliansi Akademi Indonesia Serahkan Surat ke PN Jaksel, Begini Isinya

“Tidak semua TV mau mewawancarai saya karena pesanan seseorang atau pesanan lembaga tertentu yang kan begitu. Bahkan saya sudah sampai studio pun ada perintah acara tetap lanjut tetapi Kamaruddin dan Susno Duadji tidak boleh jadi pembicara,” ujarnya.

Tak sampai disitu saja, pengacara keluarga Brigadir J ini juga blak-blakan, mengatakan bahwa ada beberapa jenderal yang memintanya untuk diam.

“Bukan berarti saya nggak mau ngomong. Memang ada beberapa jenderal yang meminta tolong kepada saya ‘tolonglah bang, abang jangan bicara lagi. kasihan kami sudah jatuh’,” kata Kamaruddin.

Di sisi lain, Uya Kuya ternyata merasakan hal yang sama dengan Kamaruddin Simanjuntak.

Baca Juga: Eks Timses Tuding Anies Baswedan Punya Hutang Kepada Sandiaga Uno: Nilainya Rp50 M, Barangkali ...

Ia mengungkapkan bahwa ada beberapa orang yang tidak suka dan tidak ingin Uya Kuya mengundang Kamaruddin Simanjuntak.

Menolak hal tersebut, Uya Kuya kemudian menyatakan bahwa dirinya saat ini tidak dipengaruhi oleh sosok atau kepentingan apapun.

“Saya juga banyak orang-orang penting juga yang meminta saya untuk tidak mengundang Bang Kamaruddin,” ujar Uya.

“Saya tidak dikendalikan oleh siapapun. Kita tidak tersandera oleh kepentingan apapun,” tambahnya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Kamaruddin Simanjuntak
# Uya Kuya
# lembaga

News Update

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.