Jaksa Sebut Situasi Richard Eliezer Timbulkan Dilema Yuridis, Albert Aries: Tiada Pidana Tanpa Kesalahan

Jaksa Sebut Situasi Richard Eliezer Timbulkan Dilema Yuridis, Albert Aries: Tiada Pidana Tanpa Kesalahan
Jaksa Sebut Situasi Richard Eliezer Timbulkan Dilema Yuridis, Albert Aries: Tiada Pidana Tanpa Kesalahan

AYOJAKARTA.COM - Tuntutan 12 tahun terhadap Richard Eliezer dinilai publik sangat tidak adil dibandingkan dengan terdakwa lainnya.

Apalagi posisi Richard Eliezer sebagai justice collaborator yang seharusnya mendapatkan hukuman paling rendah dibandingkan terdakwa lainnya.

Namun dalam pembacaan replik menanggapi pledoi Richard Eliezer, JPU mengatakan bahwa terdapat dilema yuridis dalam memberi tuntutan terhadap Richard Eliezer.

Lantas apa yang dimaksud dilema yuridis?

Baca Juga: Ustaz Abdul Somad: Baca Amalan Ini Sebelum Buka Toko, Dagangan Akan Laris Manis dan Terhindar Gangguan Sihir

Dikutip AyoJakarta.com dari akun TikTok JAM GADANG TV (4/1/2023), Albert Aries yang merupakan pakar hukum pidana sekaligus pernah menjadi saksi ahli dalam sidang Richard Eliezer menjelaskan beberapa hal terkait dilema yuridis tersebut.

"Terkait dilema yuridis ada dua poin yang hendak saya sampaikan malam hari ini yang pertama kalau kita kembali ke asas dalam keragu raguan hakim harus melepaskan atau membebaskan terdakwa tuntutan jaksa penuntut umum sebanyak 12 tahun kepada Richard Eliezer," ucap Albert Aries.

Selain menjelaskan terkait dilema yuridis, ditengah-tengah pernyataannya ia meminta maaf kepada Prof Gayus sebagai wakil dari Netizen.

Hal ini dikarenakan Prof Gayus sempat mengatakan bahwa banyak dari para netizen yang tidak tahu namun melakukan pembullyan terhadap dirinya hanya karena dia berseberangan dengan suara mayoritas pendukung Richard Eliezer.

Baca Juga: Breaking News! Gempa Bumi M 3,6 Guncang Pidiejaya Aceh

"Terlepas tadi pro dan kontra seperti yang tadi disampaikan oleh Prof Gayus, entah tadi tidak beretika kata bullyan ya Prof, saya mewakili netizen mohon maaf kalau ada kata kata seperti itu, tetapi ini mungkin adalah suara keadilan paling jujur dari masyarakat ketika melihat seorang justice collaborator yang sudah diberi perlindungan oleh LPSK, ternyata dituntut lebih berat dari tiga pelaku penyertaan tindak pidana lain," ungkap Albert Aries.

Albert Aries pun kemudian menjelaskan pasal yang mendasari tuntutan terhadap Richard Eliezer.

"Kalau kita kembali kepada konstruksi kejaksaan kalau kita tidak mendakwa Richard Eliezer dengan pasal 55 ayat 1 ke 2 artinya tidak didakwa dengan perbuatan menggerakkan, karena menggerakkan dua duanya harus dihukum," ucap Albert Aries.

"Tetapi jaksa hanya mendakwa dengan ayat 1 ada tiga kemungkinan ada pelaku orang yang turut serta melakukan atau orang yang disuruh melakukan dari literatur yang saya miliki, orang yang disuruh melakukan itu tidak dapat dipertanggungjawabkan karena tidak ada niat kehendak maka berlaku asas tiada pidana tanpa kesalahan, ini mungkin yang dimaksud dilema yuridis dari jaksa ketika dia membacakan tuntutan maupun replikanya," pungkasnya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Albert Aries
# Richard Eliezer
# Jaksa

News Update

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.