Ferdy Sambo Buat Jaksa Heran Soal CCTV yang Tidak Ada Tujuan Akhir: Apa Maksudnya?

Terungkap, Ferdy Sambo Sebut Pelecehan Itu Hanya Skenario: Setengah Jam Nyusun Skenario!
Terungkap, Ferdy Sambo Sebut Pelecehan Itu Hanya Skenario: Setengah Jam Nyusun Skenario!

AYOJAKARTA.COM - Ferdy Sambo tak hanya jadi terdakwa dalam kasus pembunuhan Brigadir J yang masih bergulir.

Status saksi mahkota juga dilekatkan pada Ferdy Sambo dalam persidangan terdakwa obstruction of justice yang masih jadi pembicaraan.

JPU atau jaksa penuntut umum dalam sidang obstruction of justice mempertanyakan soal perintah Ferdy Sambo pada tiga terdakwa.

Baca Juga: Heboh ART Sartini Berani Sebut Putri Candrawathi Tukang Zina di Ruang Sidang sampai PC Pingsan, Cek Faktanya!

Ada tiga orang terdakwa yang dituding merusak barang bukti dalam kasus pembunuhan Ferdy Sambo.

Namun mantan Kadiv Propam ini menjelaskan jika ketiga terdakwa tidak bersalah karena hanya mengikuti perintahnya yang dianggap sebagai jenderal bintang dua.

Salah satu perintah dari Ferdy Sambo adalah mengamankan rekaman CCTV yang akhirnya dihapus oleh anak buahnya tersebut.

Pihak jaksa merasakan keanehan dari perintah Ferdy Sambo pada bawahannya ini.

Baca Juga: Resmi! PKN STAN Gunakan Nilai UTBK untuk Syarat SPMB 2023, Daftar Segera di snpmb.bpp.kemendikbud.go.id

“Kenapa pada saat itu di pertanyaan awal dari majelis hakim Yang Mulia tadi, saksi hanya memerintahkan HK (Hendra Kurniawan) untuk cek dan amankan," ucap jaksa dikutip AyoJakarta.com dari sidang.

Kemudian ditanya oleh hakim anggota, Ferdy Sambo menjawab ia memerintahkan Hendra Kurniawan dan Ari Cahya.

Hal ini membuat jaksa kebingungan soal perintah dari terdakwa kasus pembunuhan Brigadir J ini.

"Ini yang mana yang benar ini? Apakah Cuma ke HK? Atau juga ke si Acay (Ari Cahya) tadi yang dari Bareskrim?” tanya jaksa meminta kejelasan.

Ferdy Sambo menjawab jika saat itu dia sudah tidak terpikirkan dengan adanya perintah ini.

“Waktu itu HK ngomong ini ada Acay. Saya waktu itu sudah nggak kepikiran lagi, jadi dua-duanya sebenarnya,” jawab Sambo.

Baca Juga: Gempa M4.7 di Selatan Jawa Timur, Tidak Berpotensi Tsunami

Saat dikonfrontasi dengan pernyataan Hendra Kurniawan soal perintah amankan barang bukti CCTV, jaksa menyebutkan jika ada juga terdakwa Ari Cahya.

"Cuma kata Pak Hendra, saksi (Sambo) tidak menjawab apa-apa pada saat itu. Apakah saksi ada memerintahkan secara langsung atau cukup diam saja tidak mengiyakan, tidak apa?,” tanya jaksa lagi.

“Waktu itu saya diam saja karena saya pikir mereka sudah tahu apa yang harus mereka kerjakan dari kegiatan-kegiatan sebelumnya,” ucap Sambo.

Jaksa menegaskan jika perintah dari Ferdy Sambo hanya sekedar cek dan amankan CCTV.

Suami dari Putri Candrawathi menjawab jika itu perintahnya pada dua bawahannya.

Baca Juga: Viral Video Diduga Hakim Wahyu Curhat Soal Kasus Ferdy Sambo, PN Jaksel Beri Penjelasan: Ada Framing di Situ

Lagi-lagi jaksa memastikan pada Ferdy Sambo soal tujuan akhir dari perintahnya soal CCTV.

Namun, Ferdy Sambo mengungkapkan jika ia tidak memiliki gambaran pada saat itu.

“Tidak ada gambaran sama sekali?,” tanya jaksa.

“Tidak ada,” ucap Sambo.

Pihak jaksa semakin heran dengan jawaban Ferdy Sambo dan mempertanyakan kejelasan dan tujuan akhirnya.

Hingga bertanya dengan tegas apa maksud perintah dari Ferdy Sambo tersebut.

“Jadi saya ulangi lagi, pada saat itu saksi tidak ada gambar maksudnya tujuannya, endingnya CCTV yang diamankan ini atau DVR yang diamankan ini, apakah endingnya nanti ke Polres selaku penyidik atau Bareskrim selaku penyidik juga, atau cukup di Paminal saja untuk dicek? Maksudnya apa?,” tanya jaksa mempertegas.

Baca Juga: Ramal 2023 Ada Kejadian Mencekam Korban Bom Bunuh Diri, Roy Kiyoshi: Hal yang Luar Biasa Menyedihkan

Ferdy Sambo menjawab jika ia merasa para bawahannya tersebut sudah mengetahui apa yang harus mereka lakukan.

Ia menyebutkan jika kala itu ia tak memiliki gambaran detail soal perintah CCTV yang disampaikannya.

"Jadi ya saya perintahkan itu standar, lakukan. Kalau misalnya penyidik yang ambil ya serahkan. Kalau Propam yang ngambil atau Paminal serahkan ke penyidik. Atau penyidik sudah ngambil langsung, serahkan ke Polres,” papar Sambo.

“Tapi waktu itu saya tidak ada gambaran,” tandas Sambo memperjelas.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Ferdy Sambo
# Jaksa
# CCTV

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.