AYOJAKARTA.COM - Hendra Kurniawan menjalani pemeriksaan saling bersaksi untuk terdakwa Agus Nurpatria dan Irfan Widyanto dalam perkara obstruction of justice atau perintangan penyelidikan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel).
Hendra Kurniawan mengatakan bahwa dirinya kena prank Ferdy Sambo terkait pembunuhan Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.
Hal itu diungkapkan oleh Hendra Kurniawan ketika menjadi saksi dalam sidang lanjutan obstruction of justice di PN Jakarta Selatan pada Kamis 5 Januari 2023.
Dikutip Ayojakarta.com dari kanal YouTube Kompas Tv bahwa menurut Hendra, Ferdy Sambo bahkan bukan membuat skenario, melainkan sengaja membodohi personel polisi lainnya alias prank.
"Intinya tidak ada skenario. Kita semua kena prank," ungkap Hendra di PN Jaksel.
Hendra menegaskan prank yang dibuat Ferdy Sambo bahkan melampaui dugaannya.
Sebab, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo turut termakan oleh prank tersebut.
Baca Juga: Runtuhnya Skenario Sambo, Richard Eliezer Bongkar Soal Rencana Pembunuhan Yosua!
"Jangankan saya, Pak Kapolri saja kena prank, kan begitu saja," tegasnya.
Sebelumnya, Hendra Kurniawan menjawab lantang pertanyaan majelis hakim soal perintah Ferdy Sambo.
Menurut dia, Ferdy Sambo sangat jelas memerintahkan soal pemanggilan ambulan.
"Izin Yang Mulia. Jadi, yang ditanyakan itu pembagian tugas seperti apa, iya Pak Susanto supaya ini kan ambulans kemudian Pak Benny amankan saksi dan barang bukti (BB). Itu perintah Sambo," pungkasnya.***

Share this article
Hendra Kurniawan mengatakan bahwa dirinya kena prank Ferdy Sambo terkait pembunuhan Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.