Bocoran KJP Plus April 2024 SD-SMA Cair Bertahap di Tanggal Ini, Penerima Baru Tak Harus Terdaftar DTKS?

Ilustrasi KJP Plus 2024
Ilustrasi KJP Plus 2024

AYOJAKARTA.COM - Kartu Jakarta Pintar Plus (KJP Plus) April 2024 akan segera dicairkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Penyaluran KJP Plus April 2024 untuk siswa SD, SMP, SMA, SMK Sederajat yang berdomisili di wilayah Pemprov DKI Jakarta.

Sasaran penerima KJP Plus April 2024 ini khusus diberikan kepada anak usia sekolah yang masuk dalam kategori keluarga tidak mampu atau rentan miskin.

Baca Juga: Ingin Kuliah Gratis Lulus Dijamin Jadi PNS? Pilih 23 Sekolah Kedinasan Ini dan Catat Jadwal Pendaftarannya di 2024

Pemprov DKI Jakarta meluncurkan program Kartu Jakarta Pintar (KJP Plus) yaitu bantuan sosial pendidikan yang dicairkan setiap bulannya.

Tujuan pemerintah menyalurkan dana KJP Plus ini untuk membantu siswa-siswi kelas berjalan agar dapat menyelesaikan pendidikan formal hingga 12 tahun atau setara SMA, SMK/Sederajat.

Dikutip ayojakarta.com dari laman resmi KJP Plus pada Rabu (3/4/2024), persyaratan penerima bansos KJP Plus April 2024 sebagai berikut:

Baca Juga: CATAT! Tanggal Pencairan PIP Kemdikbud April 2024, 7 Juta Lebih Pelajar Akan Terima Beasiswa

1. Anak sekolah berusia 6 (enam) tahun sampai usia 21 (dua puluh satu) tahun.

2. Calon penerima harus terdaftar sebagai Peserta Didik untuk Satuan Pendidikan Dapodik di unit pendidikan Negeri atau Swasta di wilayah Pemprov DKI Jakarta.

3. Memiliki NIK (Nomor Induk Kependudukan) sebagai warga penduduk dan berdomisili di Provinsi DKI Jakarta.

Baca Juga: Kabar Gembira! Dana Bansos BPNT April Akhirnya Disalurkan, Begini Status Terbaru di SIKS-NG

4. Masuk dalam kategori penerima bantuan sosial, sebagai berikut:

- Terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS),

- Anak yang berasal dari Panti Sosial, Penyandang Disabilitas atau anak dari Penyandang Disabilitas,

- Anak dari Pengemudi Jaklingko yang mengemudikan Mikrotrans,

- Anak dari penerima KPJ (Kartu Pekerja Jakarta),

- Anak Putus sekolah atau tidak (ATS) yang sudah kembali bersekolah.

Baca Juga: Bantuan Sosial BPNT April Rp200 Ribu Akan Cair Duluan di Dua Bank Ini, Status SIKS-NG Sudah Berubah ke SI

Penyaluran dana KJP Plus April 2024 melalui rekening Bank DKI dapat ditarik tunai sesuai nominal jenjang masing-masing.

Penarikan dana KJP Plus dapat dilakukan di agen Bank DKI terdekat, mesin ATM Bank DKI atau jaringan Prima ATM di seluruh Indonesia.

Rincian nominal bantuan KJP Plus April 2024 untuk tiap jenjang pendidikan, sebagai berikut:

Baca Juga: Arti Kata Ontran–Ontran yang Viral di TikTok, Ternyata Ini Maknanya dalam Bahasa Jawa

1. SD/SDLB/MI

- Subsidi uang SPP: Rp130ribu per bulan.

- Biaya personal dengan total Rp250 ribu perbulan terdiri dari biaya rutin Rp135ribu dan biaya berkala Rp115ribu.

2. SMP/SMPLB/MTs

- Subsidi uang SPP: Rp170ribu per bulan.

- Biaya personal dengan total Rp300 ribu perbulan terdiri dari biaya rutin Rp185ribu dan biaya berkala Rp115ribu.

Baca Juga: 5 Gejala Ini Bisa Menunjukan Bahwa Tubuh Kamu Butuh Detox

3. SMA/SMALB/MA

- Subsidi uang SPP: Rp290ribu per bulan.

- Biaya personal dengan total Rp420 ribu perbulan terdiri dari biaya rutin Rp235 ribu dan biaya berkala Rp185 ribu.

4. SMK

- Subsidi uang SPP: Rp240ribu per bulan.
- Biaya personal dengan total Rp450 ribu perbulan terdiri dari biaya rutin Rp235 ribu dan biaya berkala Rp215 ribu.

Baca Juga: 5 Hal Tentang Hidup yang Sebaiknya Tidak Kamu Umbar ke Orang Lain

5. Peserta PKBM

- Biaya personal Rp300 ribu dengan rincian biaya rutin Rp185ribu dan biaya berkala Rp115ribu.

Untuk pencairan tahun 2024, ada tiga klaster yang membedakan nominal terbaru dari dana KJP Plus yang diterima siswa-siswi jenjang SMA dan SMK Swasta serta diterima melalui PPDB.

Baca Juga: Miliki Tes Masuk yang Sulit, Ini Daftar Sekolah Kedinasan dengan Seleksi Masuk yang Ketat, Berani Mendaftarnya?

Berikut rincian klaster untuk jenjang SMA Swasta PPDB:

1. SMA Klaster 1

- Subsidi uang SPP sebesar Rp620 ribu per bulan.

- Biaya personal sebear Rp420 ribu per bulan terdiri dari biaya rutin Rp235 ribu dan biaya berkala Rp185 ribu.

Baca Juga: Jangan Sampai Salah! Inilah Perbedaan Bansos KJP Plus dengan KIP, Anda yang Mana?

2. SMA Klaster 2

- Subsidi uang SPP sebesar Rp920 ribu per bulan.

- Biaya personal sebesar Rp420 ribu per bulan terdiri dari biaya rutin Rp235 ribu dan biaya berkala Rp185 ribu

3. SMA Klaster 3

- Subsidi uang SPP sebesar Rp1,1 juta per bulan.

- Biaya personal sebesar Rp420 ribu per bulan terdiri dari biaya rutin Rp235 ribu dan biaya berkala Rp185 ribu.

Baca Juga: Full Senyum! Penerima KJP Plus 2024 Dapat Banyak Fasilitas Gratis, Apa Saja? Cek Selengkapnya Disini!

Rincian nominal jenjang SMK Swasta PPDP dapat dirinci sebagai berikut:

1. SMK Klaster 1

- Subsidi uang SPP sebesar Rp620 ribu per bulan.

- Biaya personal sebesar Rp450 ribu terdiri dari biaya rutin Rp235 ribu dan biaya berkala Rp215 ribu.

2. SMK Klaster 2

- Subsidi uang SPP sebesar Rp920 ribu per bulan.

- Biaya personal sebesar Rp450 ribu terdiri dari biaya rutin Rp235 ribu dan biaya berkala Rp215 ribu.

Baca Juga: Catat! Selain KJP Plus, Ini 3 Bansos Pendidikan SD-S1 di Provinsi DKI Jakarta 2024, Ada yang Cair hingga Rp18 Juta

3. SMK Klaster 3

- Subsidi uang SPP sebesar Rp1,1 juta per bulan.

- Biaya personal sebesar Rp450 ribu terdiri dari biaya rutin Rp235 ribu dan biaya berkala Rp215 ribu.

Biaya rutin personal hanya dapat dicairkan maksimal Rp100ribu setiap bulannya.

Sisa saldo biaya rutin dapat digunakan untuk pembelian kebutuhan sekolah siswa penerima KJP Plus.

Lalu kapan dana KJP Plus April 2024 dicairkan?

Baca Juga: Sudah Cair, Ini Batas Tarik Tunai KJP Plus Maret 2024 dan Peruntukan Dananya

Dikutip AyoJakarta.com dari Instagram @upt.p4op pada Rabu (3/4/2024), terakhir update pencairan dana KJP Plus Maret cair di tanggal 4 Maret 2024.

Untuk pencairan KJP Plus April 2024 memang belum diketahui kapan pasti akan dicairkan.

Apabila mengacu pada pencairan periode sebelumnya biasanya pencairan tidak lebih dari tanggal 10 tiap bulannya.

Untuk mengetahui informasi terkait KJP Plus Tahap 1 tahun 2024 maka dapat memantau laman resmi KJP di https://kjp.jakarta.go.id.

Bisa juga mengecek secara berkala Instagram resmi P4OP Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta @upt.p4op.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# April 2024
# DTKS
# DKI Jakarta
# DKI Jakarta
# kjp plus

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.