Catat! Selain KJP Plus, Ini 3 Bansos Pendidikan SD-S1 di Provinsi DKI Jakarta 2024, Ada yang Cair hingga Rp18 Juta

Bantuan sosial (bansos) terutama di bidang pendidikan rutin diberikan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
Bantuan sosial (bansos) terutama di bidang pendidikan rutin diberikan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

AYOJAKARTA.COM — Bantuan sosial (bansos) terutama di bidang pendidikan rutin diberikan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Pemprov DKI Jakarta menyalurkan bantuan pendidikan berupa beasiswa bagi warga di wilayah Provinsi DKI Jakarta mulai dari jenjang SD, SMP, SMA/SMK sederajat hingga jenjang perguruan tinggi (D3, D4 dan S1).

Beasiswa ini diberikan dengan tujuan untuk membantu biaya pendidikan bagi siswa-siswi yang berasal dari keluarga tidak mampu serta memiliki kesulitan perekonomian, agar dapat melanjutkan pendidikan sesuai jenjang yang dimiliki sampai selesai dan tepat waktu.

Berikut empat bansos berupa beasiswa pendidikan yang disalurkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tahun 2024.

Baca Juga: Kabar Gembira! Mensos Risma Beri Bocoran Kapan Bansos PKH Tahap 2 Maret-April 2024 Dicairkan, KPM BPNT Ini Siap Cair Rp600 Ribu

1. KJP Plus

KJP Plus (Kartu Jakarta Pintar Plus) merupakan salah satu bansos berupa subsidi pembiayaan akses pendidikan jenjang sekolah dasar hingga menengah atas dan kejuruan sederajat.

Dikutip dari Instagram @upt.p4op, besaran nominal bantuan sosial pendidikan KJP Plus, sebagai berikut:

SD/SDLB/MI

-  Subsidi uang SPP: Rp130 ribu per bulan.
-  Biaya personal: Rp250 ribu per bulan dengan rincian biaya rutin Rp135 ribu dan biaya berkala Rp 115ribu).

SMP/SMPLB/MTs

- Subsidi uang SPP: Rp170 ribu per bulan.
- Biaya personal: Rp300 ribu per bulan dengan rincian biaya rutin Rp185 ribu dan biaya berkala Rp115 ribu.

SMA/SMALB/MA

-  Subsidi uang SPP:
SMA Negeri: Rp290 ribu per bulan
SMA Swasta Klaster 1: Rp620 ribu per bulan
SMA Swasta Klaster 2: Rp920 ribu per bulan
SMA Swasta Klaster 3: Rp1,1 juta per bulan

-  Biaya personal: Rp420 ribu per bulan biaya dengan rincian biaya rutin Rp235 ribu dan biaya berkala Rp185 ribu.

SMK

- Subsidi uang SPP:
SMK Negeri: Rp240 ribu per bulan
SMK Swasta Klaster 1: Rp620 ribu per bulan
SMK Swasta Klaster 2: Rp920 ribu per bulan
SMK Swasta Klaster 3: Rp1,1 juta per bulan

- Biaya personal: Rp450 ribu dengan rincian biaya rutin Rp235 ribu dan biaya berkala Rp215 ribu.

Peserta PKBM

- Biaya personal Rp300 ribu dengan rincian biaya rutin Rp185 ribu dan biaya berkala Rp115ribu.

Khusus untuk biaya rutin personal dapat dicairkan maksimal Rp100 ribu setiap bulannya.

Sedangkan, sisa dari biaya rutin dan berkala dapat digunakan secara non tunai setiap bulannya untuk dibelikan kebutuhan siswa.

Dikutip dari laman resmi KJP Plus, berikut persyaratan penerima KJP Plus tahap 1 tahun 2024.

-  Anak sekolah berusia 6 (enam) tahun sampai usia 21 (dua puluh satu) tahun.
-  Terdaftar sebagai Peserta Didik pada Satuan Pendidikan (Dapodik) unit pendidikan Negeri atau Swasta di Provinsi DKI Jakarta.
-  Memiliki nomor induk kependudukan sebagai penduduk Provinsi DKI Jakarta dan berdomisili di Provinsi DKI Jakarta.
-  Memenuhi salah satu kriteria khusus sebagai penerima bantuan sosial, antara lain Terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), Anak Panti Sosial, anak Penyandang Disabilitas dan anak dari Penyandang Disabilitas, Anak dari Pengemudi Jaklingko yang mengemudikan Mikrotrans, Anak dari penerima Kartu Pekerja Jakarta, atau Anak Tidak Sekolah (ATS) yang sudah kembali bersekolah

Dana KJP Plus tahap 1 tahun 2024 akan disalurkan dalam bentuk non tunai yang ditransfer masuk ke rekening Bank DKI, dan dapat ditarik tunaikan sesuai nominal jenjang yang didapatkan.

Untuk pendaftaran KJP Plus Tahap 1 tahun 2024 sudah dibuka mulai hari ini, berikut rinciannya:
-  SD/MI Sederajat: 22 - 27 Maret 2024
-  SMP/MTs Sederajat: 8 - 15 Maret 2024
-  SMA/MA, SMK Sederajat, dan PKBM: 18 - 21 Maret

Informasi selengkapnya bisa memantau laman resmi KJP Plus https://kjp.jakarta.go.id atau Instagram resmi P4OP Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta.

Baca Juga: Kapan BLT MRP Cair? Bansos BPNT 2024 Sudah Dicairkan secara Bertahap Lewat Bank Ini, Segera Cek!

2. KJMU

Seperti KJP Plus, Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) juga disalurkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk membantu mahasiswa aktif PTN atau PTS, dalam program subsidi bantuan biaya perkuliahan misalnya pembayaran UKT dan biaya operasional penduduk lainnya.

Dikutip dari Instagram @disdikdki, besaran bantuan KJMU adalah Rp1,5 juta per bulan yang dicairkan tiap bulan dengan toral Rp9 juta per semester.

Berikut persyaratan umum pendaftar beasiswa KJMU tahap 1 tahun 2024:

- Wajib berdomisili dan memiliki KTP serta KK DKI Jakarta.
- Terdaftar aktif dalam DTKS, DTKS Daerah dan/atau warga binaan sosial pada panti sosial Dinas Sosial.
- Tidak sedang menerima beasiswa/bantuan pendidikan lain yang bersumber dari APBN dan/atau APBD.

Berikut persyaratan khusus pendaftar beasiswa KJMU tahap 1 tahun 2024:

-  Sudah dinyatakan lulus dari pendidikan menengah pada satuan pendidikan negeri/swasta di DKI Jakarta paling lama tiga tahun sebelumnya.
-  Sudah dinyatakan lulus dan diterima PTN jalur reguler di bawah naungan Kemendikbud Ristek dan Kemenag.
-  Sudah dinyatakan lulus dan diterima PTS jalur reguler terakreditasi A/unggul dan program studi terakreditasi A/unggul di wilayah Provinsi DKI Jakarta pada bidang prioritas sesuai RPJMD tahun berjalan.
-  Sudah berstatus sebagai mahasiswa.
-  Pengajuan sebagai calon penerima baru KJMU maksimal hingga semester 4 (tidak diperkenankan bagi mahasiswa lanjutan lebih dari semester 4).

Pendaftaran KJMU tahap 1 Tahun 2024 sudah dibuka tanggal 4-15 Maret 2024 secara online melalui laman https://p4op.jakarta.go.id/kjmu.

Baca Juga: Tak Bisa Ambil Bansos Sesuai Undangan? Jangan Khawatir PT Pos Indonesia Beri Kelonggaran Waktu, Cek Syaratnya

3. BPMS

BPMS (Bantuan Pendidikan Masuk Sekolah) merupakan program bantuan pendidikan yang diberikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, bagi calon siswa-siswa baru di unit pendidikan swasta.

Besaran bantuan yang diberikan dari program BPMS tahun 2024 sebagai berikut:

- Sekolah/Madrasah Swasta
SD/MI: Rp1 juta
SMP/MTs/SMPLB/ Rp1,5 juta
SMA/MA/SMALB: Rp2,5 juta
SMK: Rp2,5 juta

- Sekolah/Madrasah Swasta Peserta PPDB Bersama
SMA Klaster 1: Rp3 juta
SMA Klaster 2: Rp7 juta
SMA Klaster 3: Rp10 juta
SMK Klaster 1: Rp3 juta
SMK Klaster 2: Rp7 juta
SMK Klaster 3: Rp10 juta

Dikutip dari Instagram @upt.p4op, berikut persyaratan penerima bansos beasiswa BPMS Pemprov DKI Jakarta tahun 2024:

- Peserta didik usia 6-21 tahun.
- Terdaftar sebagai peserta didik baru di sekolah atau madrasah swasta di Provinsi DKI Jakarta.
- Berdomisili dan memiliki NIK Provinsi DKI Jakarta.
- Terdaftar di DTKS Pemprov DKI Jakarta.

Untuk pendaftaran PKBM 2024 memang belum diinformasikan oleh Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, tetapi jika mengacu pada jadwal pendaftaran PKBM tahun 2023 maka prediksinya akan mulai dibuka tanggal 18 September - 2 Oktober 2024.

Baca Juga: Catat! Ini 3 Jenis Bansos untuk Warga DKI Jakarta 2024, Intip Sumber Data dan Kriteria Penerima Bantuannya

4. Beasiswa Pendidikan Anak Nakes

Beasiswa ini bagi siswa-siswi jenjang pra sekolah, SD, SMP, SMA/SMK sederajat dan S1 yang berdomisili di wilayah Provinsi DKI Jakarta dan merupakan dari tenaga kesehatan.

Beasiswa ini diberikan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terhadap nakes yang telah meninggal dunia saat penanganan COVID-19.

Dikutip dari jdih.jakarta.go.id, berikut besaran bantuan pendidikan anak nakes yang diberikan tiap tahun satu kali pencairan:

- PAUD: Rp 6 juta
- SD/MI/sederajat: Rp9 juta
- SMP/MTs/sederajat: Rp12 juta
- SMA sederajat: Rp15 juta
- SMK: Rp17 juta
- Sarjana (S1): Rp18 juta

Untuk kapan waktu pencairan dana bansos beasiswa pendidikan anak nakes belum ada informasi lebih lanjut dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Jika mengacu pada penetapan penerima bansos tahun 2023 pada tanggal 20 Desember 2023, diprediksi nantinya penetapan penerima bansos beasiswa pendidikan anak nakes tahun 2024 akan diumumkan di akhir Desember 2024.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Bansos
# kjp plus
# Pendidikan
# Jakarta

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.