AYOJAKARTA.COM - Kabar pencalonan Anies Baswedan sebagai gubernur (cagub) Jakarta 2024 semakin santer terdengar.
Banyak kemungkinan-kemungkinan besar yang menyatakan pencalonan Anies Baswedan di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) ini akan menang.
Majunya Anies Baswedan dalam Pilgub Jakarta kabarnya mendapatkan banyak dukungan dari berbagai partai politik, salah satunya yakni Partai PDIP.
Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun, dalam kanal youtube pribadinya sempat memberikan penjelasan kemungkinan-kemungkinan jika PDIP menjadi koalisi dengan Anies Baswedan.
Baca Juga: Mau Masuk ITS Jalur Mandiri 2024? Ini 3 Jurusan Kuliah S1 Termurah Berdasarkan Nominal UKT dan IPI
Menurutnya, jika PDIP berniat untuk menjadi oposisi dalam pemerintahan Prabowo-Gibran maka Anies Baswedan akan menjadi pasangan yang cocok untuk PDIP.
Meski begitu, Refly Harun menegaskan bahwa partai PDIP harus memutuskan hal tersebut sebelum pembentukan kabinet Prabowo-Gibran dan pendaftaran calon gubernur dilakukan.
“Partner yang paling cocok Anies Baswedan, cuman kabinet itu dibentuk Oktober sementara pendaftaran (pilgub Jakarta) bulan Agustus,” ucap Refly Harun, dikutip Ayojakarta.com dari kanal YouTube Refly Harun pada Sabtu, 22 Juni 2024.
“Jadi harus memilih dari awal jangan ragu kalau mau jadi person of value,” tambahnya.
Kabar dukungan yang diberikan oleh partai PDIP pun sempat diungkapkan oleh salah satu elit dari partai berlambang banteng ini sendiri.
Ketua DPP PDIP, Eriko Sotarduga, sempat mengungkapkan keuntungan dan kerugian jika partainya mendukung Anies Baswedan dalam Pilgub Jakarta 2024.
Eriko Sotarduga tidak menampik bahwa nama Anies Baswedan masuk sebagai salah satu dari delapan nama yang didorong oleh sejumlah kader PDIP untuk dicalonkan sebagai gubernur.
Meski begitu, diakui oleh Eriko Sotarduga bahwa hingga saat ini partainya masih menggodok nama-nama tersebut.
Seperti yang diketahui, PDIP pernah menyebutkan nama-nama kadernya yang diprediksi akan maju dalam Pilkada Jakarta.
Adapun nama-nama tersebut diantaranya Tri Rismaharini, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Azwar Anas, Seno Bagaskoro, Djarot Saiful Hidayat, dan Handrar Prihadi.
Menurut kader PDIP ini menyebut bahwa nama Anies Baswedan cukup terkenal di Jakarta.
Hal tersebut dapat dilihat dari suara Anies pada pilpres yang hampir bersaing dengan Prabowo Subianto.
Baca Juga: Tes IQ: Konsentrasi dan Fokus Memburuk? Coba Cari 3 Perbedaan pada Gambar Petugas Kebersihan Ini!
Maka dari itu, Eriko menilai jika suara yang Anies Baswedan miliki digabung dengan suara PDIP di Jakarta akan mengungguli suara Prabowo Subianto.
Namun, kemungkinan tersebut masih dalam rancangan karena sampai saat ini Eriko sendiri belum tahu akankah pendukung PDIP dan Anies Baswedan tetap mendukung jika keduanya bergabung.***

Share this article
Anies Baswedan dikabarkan akan diusung PDIP untuk maju di Pilgub Jakarta, begini tanggapan Refly Harun.