Keputusan PKS Usung Anies Baswedan-Sohibul Iman di Pilgub Jakarta 2024 Dianggap Blunder, PKB: Bahaya, Tidak Dapat Teman Koalisi

Foto: Anies Baswedan-Sohibul Iman. (dok/instagram/@pk_sejahtera)
Foto: Anies Baswedan-Sohibul Iman. (dok/instagram/@pk_sejahtera)

AYOJAKARTA.COM – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) secara resmi mengumumkan akan mengusung Anies Baswedan dan Sohibul Iman dalam Pilgub Jakarta 2024.

Hal ini disampaikan Presiden PKS, Ahmad Syaikhu dalam acara Sekolah Kepemimpinan Partai yang digelar di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, pada Selasa 25 Juni 2024.

Menurut Ahmad Syaikhu, keputusan PKS untuk mengusung Anies Baswedan dan Sohibul Iman sebagai cagub dan cawagub telah dibicarakan dengan sangat matang dengan berbagai pihak.

Tak hanya itu, PKS juga menilai bahwa keduanya merupakan sosok yang dipercaya bisa menampung segala aspirasi dari rakyat untuk ke depannya.

Baca Juga: Singgung Soal PKS Usung Anies Baswedan-Sohibul Iman di Pilgub Jakarta 2024, Gerindra: Belum Memenuhi Kuota Pencalonan

Keputusan PKS ini menjadi sorotan dari partai lain yang menganggap partai berwarna oranye tersebut terlalu terburu-buru dalam menentukan pasangan.

PKB sebagai salah satu partai yang pernah berkoalisi dengan PKS di Pilpres 2024 menilai partai yang dipimpin Ahmad Syaikhu itu telah melakukan langkah blunder karena menduetkan Anies Baswedan dan Sohibul Iman.

“Di mata saya sih blunder, bentuk komunikasi politik yang semacam ini akan menutup partai lain untuk bisa bermitra dan membangun poros koalisi ini,” ujar Sekjen PKB Syaiful Huda dikutip Ayojakarta.com dari YouTube Kompas TV Pontianak, pada Kamis 27 Juni 2024.

Baca Juga: Soal Duet Anies Baswedan dan Mohamad Sohibul Iman Usungan PKS di Pilgub Jakarta, Waketum Gerindra: Belum Memenuhi Kuota Pencalonan

Menurutnya dengan memasangkan dua tokoh dari partai yang tidak memiliki golden ticket merupakan suatu bahaya.

“Memborong seorang figur untuk partai yang tidak memenuhi dan tidak memiliki golden ticket bisa jadi bahaya, tidak dapat teman koalisi,” katanya.

Majunya Anies Baswedan dan Sohibul Iman yang diusung PKS ini dianggap masih definitif mengingat jumlah kursi yang dimiliki PKS di DPRD belum memenuhi syarat.

Oleh sebab itu, PKS membutuhkan dukungan partai lain untuk berkoalisi agar bisa mengusung keduanya dalam Pilgub Jakarta 2024.

Baca Juga: PKS Usung Anies-Sohibul Iman di Pilkada DKI, Pengamat Politik: Jangan seperti Bermain Game Online

Sementara, Pengamat Politik Agung Baskoro menilai PKS dianggap terlalu terburu-buru dalam menetapkan pasangan.

Menurut Agung Baskoro, keputusan PKS tersebut bisa membuat partai lain mempertimbangkan kembali untuk berkoalisi.

“Saya rasa ini terlalu terburu-buru karena nanti elemen untuk lawan-lawan politik kepada kandidat lain akan tereduksi,” tandas Agung Baskoro.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Agung Baskoro
# syaiful huda
# Sohibul Iman
# Ahmad Syaikhu
# PKS
# Anies Baswedan
# PKB
# Pilgub
# Jakarta

News Update

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.