AYOJAKARTA.COM - Gubernur DKI Jakarta 2017-2022, Anies Baswedan menanggapi peluang duet dengan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di Pilgub Jakarta 2024.
Anies Baswedan mengatakan bahwa terkait kemungkinan untuk duet dengan Ahok harus melihat aturannya terlebih dahulu.
Menurut Anies Baswedan, kemungkinan duet dengan Ahok jangan sampai bertentangan dengan konstitusi.
“Semua bergerak sesuai konstitusi saja. Apakah aturannya memungkinkan?” kata Anies dikutip dari kanal YouTube Kompas TV pada Rabu (31/7/2024)
Meski begitu, Anies mengungkapkan bahwa komunikasinya dengan Ahok sejauh ini sangat lancar.
Bahkan, Anies mengaku dirinya dengan Ahok sering berkirim pesan singkat melalui sosial media.
“Saya dan Pak Ahok itu berkomunikasi terus kok. Kita suka WA-an,” ungkapnya.
Di sisi lain, Gubernur DKI Jakarta 2014-2017 sekaligus Politisi PDIP yakni Ahok juga membenarkan dirinya dan Anies saling berkomunikasi.
Ahok menerangkan bahwa komunikasi antara dirinya dengan Anies berjalan sewajarnya teman saja.
Sayangnya, Ahok enggan membeberkan obrolan apa saja yang dibahas melalui WhatsApp bersama dengan Anies.
“Saya terakhir ketemu di acara pernikahan anak dari teman beberapa waktu lalu, komunikasi kami sewajarnya teman,” ujar Ahok.
Untuk diketahui, Anies dan Ahok merupakan dua nama yang tengah naik di bursa Pilgub Jakarta 2024.
Saat ini, Anies dan Ahok menjadi tokoh politik yang digadang-gadang sebagai kandidat kuat untuk Pilgub Jakarta mendatang.
Belum diketahui apakah Anies dan Ahok akan berduet untuk berlaga di Jakarta atau tidak.
Seperti yang diketahui, saat ini Anies sudah mengantongi dukungan untuk maju di Pilgub dari Partai NasDem, PKB, dan PKS.
Sejauh ini, Anies telah dipasangkan dengan kader PKS yakni Sohibul Iman.
Namun, Anies belum menentukan siapa yang akan mendampinginya di Pilgub Jakarta.***

Share this article
Anies Baswedan mengatakan terkait kemungkinan untuk duet dengan Ahok harus melihat aturannya terlebih dahulu.