AYOJAKARTA.COM -- Pada Rabu, 28 Agustus 2024, Pramono Anung dan Rano Karno resmi mendaftarkan ke KPU sebagai pasangan di Pilgub Jakarta mendatang dari PDIP.
Kabar pendaftaran Pramono Anung dan Rano Karno ke KPU menghebohkan Publik . Pasalnya sebelumnya santer diberitakan Rano Karno akan berpasangan dengan Anies Baswedan.
Namun nyatanya Anies Baswedan batal maju diusung PDIP. Meskipun begitu, Rano Karno mengungkapkan kalau sebelumnya ia sempat bertemu dengan Anies.
Rano Karno mengungkapkan isi pertemuan dengan Anies Baswedan. Dia mengatakan, mereka mengobrol jika misalnya jadi duet di Pilgub Jakarta.
Berikut penjelasannya dikutip dari YouTube KOMPASTV:
Rano Karno mengatakan kalau ia juga baru saja diberitahu oleh ketua umum PDIP, Megawati Soekarnoputri bahwa dirinya dibutuhkan di Jakarta.
“Saya baru diberitahukan oleh ibu ketua umum (Megawati Soekarnoputri) untuk membantu membenahi Jakarta,” ujarnya.
Rano Karno juga mengatakan kalau dirinya sempat bertemu dengan Anies Baswedan serta mengobrol bersama.
Anies Baswedan menanyakan keberadaan Rano Karno. Lalu mereka bertemu dan membicarakan kalau misalnya mereka jadi pasangan dan maju Pilgub Jakarta mendatang.
Awalnya, Anies Baswedan bertanya pada Rano dan mengatakan kalau dirinya ada di gedung BKN.
“Beliau (Anies Baswedan) nanya, ‘Bang (Rano) ada di mana? Saya (Anies) ada di BKN,’” ujarnya menirukan Anies Baswedan.
Baca Juga: Anies Baswedan dan PDIP, Diskusi hingga Diberi Banyak Buku Berujung Batal Diusung di Pilgub Jakarta
Rano Karno mengatakan Anies Baswedan berkunjung ke gedung BKN, bukan DPP partai PDIP.
“Beliau (Anies Baswedan) berkunjung bukan ke DPP partai PDIP, tapi ke BKN, Badan Kebudayaan Nasional PDIP,” jelasnya.
Rano Karno mengatakan ia dan Anies mengobrol banyak hal termasuk pertanyaan kalau misalnya jadi maju bersama di Pilgub Jakarta.
“Ngapain? Ngobrol aja. Tentang apa? Tentu semua tahu lah ada wacana Bang Anies dengan saya (Rano), ya, kita (Rano dan Anies) ngobrol. ‘Bang, kalau kita jadi apa yang musti kita lakukan? Apa yang abang…’,” ujarnya menirukan.
Rano Karno mengatakan kalau pembahasannya dengan Anies Baswedan adalah hal yang normal.
“Normal-normal saja sebetulnya. Artinya keputusannya tidak atau bukan bang Anies dengan saya, tapi bukan berarti kita (Rano dan Anies) tidak jadi teman,” akhirnya.***

Share this article
Rano Karno mengungkapkan isi pertemuan dengan Anies Baswedan. Dia mengatakan, mereka mengobrol jika misalnya jadi duet di Pilgub Jakarta.