AYOJAKARTA.COM – Nama, eks Gubernur DKI Jakarta 2017-2022, Anies Baswedan saat ini sedang menjadi sorotan publik.
Nama Anies Baswedan menjadi sorotan dikarenakan dirinya gagal melenggang ke Pilkada Jakarta 2024.
Anies Baswedan batal maju ke Pilkada Jakarta tahun ini dikarenakan partai-partai yang tadinya mengusung dirinya berbalik arah dan memutuskan untuk bergabung ke Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus.
KIM plus diketahui pada Pilkada Jakarta 2024 ini mengusung Ridwan Kamil sebagai calon gubernur (cagub) dan Suswono sebagai calon wakil gubernur (cawagub).
PDIP yang disebut-sebut akan mengusung Anies Baswedan pada Pilkada tahun ini juga memilih untuk mengusung kadernya sendiri yakni Pramono Anung dan Rano Karno.
Lalu, mau di bawa ke mana masyarakat yang sudah percaya dengan Anies Baswedan?
Baca Juga: SULIT DITEMBUS! 12 Jurusan Terfavorit di UPI Lengkap dengan Daya Tampungnya
Anies Baswedan menyampaikan bahwa ia harus tetap menjaga harapan para pendukungnya agar tidak hilang. Karena jika sudah hilang akan muncul apatisme.
Untuk menjaga harapan pendukungnya agar tidak hilang adalah dengan cara memberikan pesan kepada semua bahwa ia dan pendukungnya masih tetap berjuang bersama.
“Nomor satu jaga Harapan itu tidak hilang, karena kalau harapan atas perubahan itu hilang maka akan muncul apatisme yang luar biasa” ucap Anies Baswedan, dikutip Ayojakarta.com dari Youtube METRO TV, pada Senin, 9 September 2024.
“Caranya adalah dengan memberikan pesan kepada semua bahwa kami masih tetap berjuang bersama dengan Anda. Kami masih tetap berada di jalan yang sama dengan Anda” lanjutnya.
Oleh karena itu, eks Gubernur DKI Jakarta tersebut mewadahi pendukungnya dalam bentuk kesamaan tentang konsistensi tersebut dan untuk bentuk badannya macam-macam.
Dengan konsisten mengungkapkan isi pikiran dengan para pendukungnya itu menjadi cara agar pendukungnya tidak merasa ditinggalkan.
“Nah itu sebabnya saya melihat penting bagi saya Ini untuk mewadahi mereka dalam bentuk ada kesamaan tentang konsistensi itu” ujarnya.
“Nah badannya macam-macam, jangankan itu tidak ada ormas pun, tidak ada partai pun ya ketika kita konsisten mengungkapkan itu pikiran itu gagasan itu dengan berbagai outlet maka yang bersama-sama berjuang itu enggak merasa ditinggalkan” sambungnya.
Anies Baswedan menyebutkan untuk institusinya saat ini sedang ia dan tim kaji.
“Nah institusi hukumnya saat ini sedang kami kaji mana yang paling tepat langkahnya” tutupnya.

Share this article
Anies Baswedan menyampaikan bahwa ia harus tetap menjaga harapan para pendukungnya agar tidak hilang. Karena jika sudah hilang akan bahaya.