Ridwan Kamil, Dharma Pongrekun dan Pramono Anung Lontarkan Ide Atasi Kemacetan Jakarta: Emang Bisa, Mana yang Masuk Akal?

Ilustrasi Kemacetan Jakarta
Ilustrasi Kemacetan Jakarta

AYOJAKARTA.COM - Kemacetan di Jakarta telah menjadi masalah akut yang menghantui warganya selama bertahun-tahun.

Dalam kontestasi pemilihan Gubernur Jakarta, tiga calon gubernur (Cagub) menawarkan solusi untuk mengatasi kemacetan ini.

Ridwan Kamil, Dharma Pongrekun dan Pramono Anung masing-masing memaparkan gagasan yang menarik, namun mana di antara solusi tersebut yang paling realistis?

Baca Juga: Wilayah di Jakarta dengan Kasus Kekerasan Terhadap Anak dan Dewasa Terbanyak, Jakbar atau Jaktim?

Ridwan Kamil: Riverway dan Pusat Pertumbuhan Baru

Ridwan Kamil menawarkan beberapa ide yang visioner untuk mengatasi kemacetan di Jakarta.
Salah satu yang paling menonjol adalah pembangunan riverway, jalur transportasi air yang akan melintasi 13 sungai di Jakarta.

Menurut Kamil, jalur ini dapat mengurangi beban lalu lintas jalan raya dengan memanfaatkan sungai sebagai rute transportasi alternatif.

Selain itu, Ridwan Kamil juga mengusulkan perluasan flyover di berbagai titik strategis kota.

Flyover ini diharapkan dapat memecah konsentrasi kendaraan di jalan-jalan utama Jakarta yang sering menjadi titik kemacetan.

Baca Juga: Pakar Komunikasi Politik Sentil 3 Paslon Pilgub Jakarta Tak Berani Buka Suara, Soal Rencana IKN Jadi Ibu Kota?

Lebih lanjut, ia menawarkan ide membuat pusat pertumbuhan baru di kawasan seperti Meruya, Ancol, PIK, Kelapa Gading dan TB Simatupang.

Dengan cara ini, warga Jakarta akan cenderung bekerja dan beraktivitas di area tempat tinggal mereka sehingga mengurangi kebutuhan untuk bergerak ke pusat kota.

Solusi Work From Home (WFH) bergiliran juga diusulkan sebagai upaya mengurangi volume kendaraan.

Misalnya, industri media bisa WFH pada hari Senin sementara industri hukum pada hari Selasa.

Meski ini dapat mengurangi kemacetan, tantangan utamanya adalah implementasi dan kepatuhan dari berbagai sektor industri.

Baca Juga: Islam Jadi Agama Mayoritas di DKI Jakarta, Peringkat Kedua Kristen atau Katolik? Begini Kata Data BPS...

Dharma Pongrekun: Optimalisasi Transportasi Publik dan Budaya Antre

Dharma Pongrekun di sisi lain mengambil pendekatan yang lebih fokus pada peningkatan manajemen transportasi yang sudah ada tanpa perlu menambah armada baru.

Menurut Pongrekun, Jakarta sudah memiliki cukup banyak moda transportasi hanya saja manajemennya perlu dioptimalkan.

Salah satu ide utamanya adalah memastikan bahwa setiap angkutan umum memiliki jeda waktu yang konsisten tak lebih dari 10 menit.

Ini akan mendorong lebih banyak orang menggunakan transportasi publik karena keandalannya.

Baca Juga: Program Kopi Gratis dari Ridwan Kamil Tuai Kontroversi, Ini Kata Ketua Tim Pemenangan

Ia juga menekankan pentingnya kenyamanan bagi penumpang dengan menyediakan kendaraan yang memiliki pendingin ruangan yang baik dan lingkungan yang tak pengap.

Selain itu, Dharma juga mengusulkan pendidikan budaya antre dimasukkan ke dalam kurikulum sekolah sebagai cara membangun adab di kalangan masyarakat sejak dini.

Selain itu, ia menawarkan gagasan membentuk compound atau kawasan tersentralisasi yang mengintegrasikan tempat tinggal, pasar, sekolah dan simpul transportasi dengan jarak hanya 500 meter.

Ide ini mirip dengan konsep kota pintar, di mana semua kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi dalam jarak yang dapat ditempuh dengan berjalan kaki sehingga mengurangi kebutuhan penggunaan kendaraan pribadi.

Baca Juga: Debat Pilgub DKI 2024: Ridwan Kamil Ungkap Kunci Atasi Ketimpangan Gender di Jakarta

Pramono Anung: Perluasan Transjakarta dan Transportasi Gratis

Pramono Anung mengajukan solusi yang lebih berbasis pada transportasi umum dengan mengusulkan perluasan layanan Transjakarta menjadi Transjabodetabek.

Bahkan, Pramono menyarankan agar layanan ini bisa mencapai daerah-daerah seperti Puncak dan Cianjur.

Dengan cara ini, diharapkan pergerakan kendaraan pribadi dari kawasan luar Jakarta ke dalam kota dapat berkurang secara signifikan.

Baca Juga: Kinerjanya Pimpin Kota Bandung Disinggung saat Debat Pilgub Jakarta, Ridwan Kamil Ngaku Tak Baper: Itu Fakta

Ia juga menawarkan kebijakan transportasi gratis untuk 15 golongan masyarakat.

Kebijakan ini yang sebelumnya diterapkan pada Transjakarta akan diperluas hingga mencakup layanan MRT dan LRT.

Langkah ini tak hanya akan mengurangi kemacetan tetapi juga meringankan beban ekonomi golongan masyarakat tertentu.

Baca Juga: Debat Pilgub Jakarta 2024: Terima Keluhan dari Gen Z, Ridwan Kamil-Suswono akan Gratiskan Hal Ini!

Mana yang Paling Realistis?

Jika dibandingkan, solusi dari Dharma Pongrekun tampaknya yang paling realistis.

Dharma mengutamakan optimalisasi sumber daya yang sudah ada yaitu armada transportasi publik tanpa perlu membangun infrastruktur baru yang memakan biaya besar.

Dengan memperbaiki manajemen waktu dan kenyamanan,serta mengintegrasikan konsep compound, solusi ini bisa segera diimplementasikan dan memberikan dampak langsung.

Sementara itu, ide Ridwan Kamil seperti riverway dan pembangunan pusat pertumbuhan memerlukan investasi besar dan waktu yang lama untuk merealisasikannya.

Baca Juga: Debat Pilkada Jakarta 2024, Ridwan Kamil Jawab Pertanyaan Dharma Pongrekun terkait Realisasi Dana RW: Diatur Gubernur!

Flyover juga merupakan solusi infrastruktur yang sudah diterapkan di banyak wilayah, tetapi hanya mengatasi masalah pada tingkat lokal tanpa memecahkan akar permasalahan kemacetan yang lebih luas.

Pramono Anung menawarkan pendekatan yang juga berpotensi efektif tetapi perluasan layanan Transjakarta hingga ke wilayah luar Jakarta seperti Puncak dan Cianjur membutuhkan koordinasi dengan pemerintah pusat dan pemerintah daerah di kawasan Jabodetabek.

Kebijakan transportasi gratis juga merupakan solusi yang menarik tetapi membutuhkan dukungan finansial yang besar untuk dapat berkelanjutan.

Dengan demikian, jika dilihat dari segi realistisitas dan potensi dampak langsung, solusi yang ditawarkan Dharma Pongrekun terlihat lebih mudah diterapkan dan bisa memberikan hasil dalam jangka waktu yang lebih cepat.

Namun, ide dari Ridwan Kamil dan Pramono Anung juga layak dipertimbangkan sebagai solusi jangka panjang bagi kemacetan Jakarta.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Dharma Pongrekun
# Pramono Anung
# ide
# kemacetan
# Ridwan Kamil
# Jakarta

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.