AYOJAKARTA.COM - Pada 2023, Provinsi DKI Jakarta mencatatkan angka kejahatan yang signifikan di beberapa wilayah.
Berdasarkan data statistik kriminalitas dari BPS Jakarta, angka kejahatan tahun 2023 naik 69,65 persen dibandingkan 2022.
Kira-kira, wilayah mana yang angka kejahatannya paling tinggi di 2023?
Jakarta Selatan menjadi wilayah dengan jumlah kasus kejahatan tertinggi mencapai 9.083 kasus.
Baca Juga: Pengangguran Terbuka di Sebagian Wilayah Jakarta Didominasi Lulusan SMA, Simak Data BPS
Angka ini jauh melampaui wilayah lain di Jakarta, menandakan adanya persoalan serius yang perlu ditangani di kawasan tersebut.
Dari kasus-kasus tersebut, berbagai jenis kejahatan seperti pencurian, penipuan hingga kekerasan fisik menjadi yang paling dominan.
Jaksel tak hanya menjadi pusat aktivitas ekonomi dan bisnis, tetapi juga tempat tinggal berbagai lapisan masyarakat, mulai dari kelas atas hingga menengah ke bawah.
Ketimpangan sosial ini diduga menjadi salah satu faktor pendorong meningkatnya kejahatan di wilayah tersebut.
Baca Juga: Sudah Tahu Belum? Ini 6 Wilayah Administratif DKI Jakarta, Ada yang Dikelilingi Pulau
Di urutan kedua, Jakarta Timur mencatatkan angka kejahatan tertinggi dengan 5.602 kasus.
Jakarta Pusat yang merupakan jantung pemerintahan dan bisnis di ibu kota, mencatatkan jumlah kasus yang lebih rendah dibandingkan dua wilayah sebelumnya yakni 1.711 kasus.
Hal ini mungkin disebabkan oleh tingkat pengawasan yang lebih ketat dan kehadiran aparat penegak hukum yang lebih intensif di kawasan ini.
Namun, tetap saja, angka ini menunjukkan bahwa Jakarta Pusat tak kebal terhadap tindak kejahatan.
Baca Juga: Berikut Tips Jalan-jalan Sehat di Jakarta Pusat, dari Olahraga hingga Membaca Buku di Perpustakaan
Di Jakarta Barat, situasi sedikit lebih baik dengan hanya 1.056 kasus yang dilaporkan sepanjang 2023.
Angka ini cukup rendah dibandingkan wilayah lain di Jakarta, namun tetap memerlukan perhatian khusus.
Jakarta Barat juga merupakan kawasan yang cukup padat dengan berbagai sektor ekonomi yang berkembang sehingga potensi kejahatan tetap ada jika tak diantisipasi dengan baik.
Baca Juga: Profil Kemiskinan di DKI Jakarta 2016-2024, Tren Penurunan di Tahun Ini
Jakarta Utara mencatat 1.467 kasus kejahatan, menunjukkan bahwa kawasan pesisir ini juga tak lepas dari permasalahan kriminalitas.
Meski tak setinggi wilayah lain, kehadiran pelabuhan dan aktivitas industri di Jakarta Utara bisa menjadi faktor yang memengaruhi tingkat kejahatan di wilayah ini.
Kepulauan Seribu yang terdiri dari gugusan pulau-pulau kecil dan memiliki populasi jauh lebih sedikit dibandingkan wilayah lain di Jakarta, mencatatkan 23 kasus kejahatan sepanjang 2023.***

Share this article
Bukan Jakut, inilah kawasan di Jakarta dengan angka kejahatan tertinggi di tahun 2023, apakah wilayahmu?