AYOJAKARTA.COM – Kejahatan merupakan masalah yang sering terjadi baik di kota kecil maupun besar seperti Jakarta.
Kejahatan yang kerap terjadi di Jakarta tak hanya merugikan fisik tapi juga materi para korbannya.
Badan Pusat Statistik (BPS) Jakarta telah merilis Statistik Kriminalitas Provinsi DKI Jakarta 2023 Volume E Tahun 2024.
Dalam publikasi tersebut, BPS memberikan penjelasan mengenai korban kejahatan di Jakarta pada tahun 2023.
Dikutip ayojakarta.com dari jakarta.bps.go.id pada Kamis (10/10/2024), berdasarkan persentase penduduk yang pernah mengalami korban kejahatan menurut jenis kelamin di Jakarta pada tahun 2023, diketahui laki-laki yang mengalami kejahatan paling banyak.
Diketahui pada 2023, sebanyak 0,44 persen laki-laki pernah mengalami korban kejahatan.
Sebanyak 99,56 persen laki-laki tak pernah mengalami korban kejahatan.
Kemudian sebanyak 0,15 persen perempuan pada tahun 2023 pernah mengalami korban kejahatan.
Sementara, 99,85 persen perempuan tak pernah mengalami korban kejahatan.
Jika ditotal, sebanyak 0,63 persen laki-laki dan perempuan di Jakarta pernah mengalami korban kejahatan.
Dari data tersebut, dapat diketahui bahwa penduduk yang pernah mengalami korban kejahatan paling banyak adalah laki-laki dibanding dengan penduduk perempuan.
Korban kejahatan dapat dikelompokkan dalam beberapa kategori umur yaitu anak (0-17 tahun) dan dewasa (17 tahun ke atas).
Baca Juga: Bukan Jakarta Pusat, Daerah dengan Penduduk Terpadat di Jakarta Menurut BPS Ternyata...
Pada 2023, jumlah anak yang menjadi korban kejahatan sebanyak 0,34 persen dan orang dewasa 0,81 persen, maka totalnya adalah 0,40.
Kemudian, anak yang tak pernah menjadi korban sebanyak 99,66 persen dan dewasa 99,19 persen, sehingga totalnya 99,60 persen.
Dari data ini, dapat diketahui bahwa tak hanya orang dewasa yang menjadi korban kejahatan, tetapi juga anak-anak di Jakarta.***

Share this article
Data BPS menyebut dibanding perempuan, ternyata laki-laki paling banyak mengalami kejahatan di Jakarta.