AYOJAKARTA.COM - Jumlah Bus Transjakarta yang beroperasi selama Tahun 2024 mengalami kenaikan.
Hal ini menunjukan progress yang positif guna menangani kemacetan di Ibu Kota, sehingga keberadaan bus Transjakarta sejak 2004 ini dapat membantu mobilitas Masyarakat dengan dapat menampung penumpang dengan jumlah banyak.
Dimana berdasarkan data statistik BPS DKI Jakarta menunjukan jumlah bus transjakarta yang beroperasi selama bulan Januari- Juni 2024 yang naik hingga mencapai 4.487 unit.
Transjakarta sendiri dioperasikan oleh PT. Transportasi Jakarta dengan melibatkan tenaga kerja termasuk Pramudi hingga petugas bus sebanyak 6.000 orang.
TransJakarta adalah jaringan bus raya terpadu (BRT) Pertama di Asia Tenggara dan Selatan yang didesain berdasarkan sistem TransMilenio di Bogota, Kolombia.
Bus transjakarta ini dirancang sebagai moda transportasi massal yang mendukung Masyarakat dalam beraktivitas sehari- hari agar dapat meminimalisir kemacetan di Ibu Kota yang padat.
Diketahui jalur lintasan terpanjang bus Transjakarta ini merupakan lintasan terpanjang di dunia mencapai 251.2 km dengan 260 halte yang tersebar dalam 14 koridor dan beroperasi dari pukul 05.00- 22.00 WIB dan saat ini telah beroperasi selama 24 jam nonstop.
Baca Juga: 12 Wajah Lama Ini Diprediksi Kembali Jadi Menteri di Pemerintahan Prabowo-Gibran, Siapa Saja?
Masyarakat khususnya yang berada di wilayah Jakarta ini dapat menggunakan layanan transportasi bus transjakarta agar terhindar dari kemacetan.
Selain itu, biaya perjalan untuk Panjang pendeknya rute dengan menggunakan bus transjakarta ini dibanderol sama Rp 3.500 untuk setiap penumpang.
Cara pembayaran bus transjakarta ini menggunakan kartu elektronik (e- ticketing) sebagai pengganti uang tunai sejak Tahun 2013.
Operator koridor bus transjakarta ini tidak menerbitkan kartu elektronik tersebut, melainkan menggunakan kartu prabayar yang dikeluarkan oleh bank seperti BRI (BRIZZI), BCA (Flazz), BNI (Tapcash, Kartu Aku, dan Rail Card), Bank Mandiri (e- money, e- Toll card, Indomaret Card dan GazCard), Bank DKI (JakCard), serta Bank Mega (Mega Cash).
Baca Juga: Sentimental atau Emosional? Kepribadian Asli Terkuak dari Panjang Jari Kelingking yang Kamu Miliki
Diketahui sejak 17 Agustus 2016, pengguna bus transjakarta ini tidak hanya melakukan Tap In saat masuk ke dalam halte saja, melainkan melakukan Tap Out saat keluar dari halte.
Dengan adanya cara pembayaran tersebut, membuat Masyarakat lebih mudah dan cepat untuk melakukan aktivitas saat menggunakan transportasi umum bus transjakarta.
Oleh karena itu, tak heran jika setiap Tahunnya jumlah bus Transjakarta mengalami kenaikan.
Dimana pada Tahun 2023 mencatat pada bulan Januari hanya 3.853 unit bus dan pada akhir Tahun yakni di bulan Desember 2023 naik hingga 4.356 unit bus transjakarta yang beroperasi.
Pada bulan Januari 2024, jumlah bus transjakarta yang beroperasi 4.395 unit kemudian naik menjadi 4.456 unit pada bulan Februari 2024.
Meskipun ada penurunan 1 unit pada bulan Maret 2024 yakni 4.451, jumlah bus transjakarta yang beroperasi naik kembali di bulan April mencapai 4.457.
Baca Juga: 5 Langkah Mudah Mendapatkan Uang di TikTok melalui Creator Rewards Program Beta, Auto Banjir Cuan!
Pada bulan Mei dilansir dari laman Jakarta.bps.go.id jumlah bus transjakarta yang beroperasi mengalami penurunan kembali menjadi 4.409 unit bus.
Walaupun menurun di bulan Mei, jumlah bus transjakarta yang beroperasi pada bulan Juni naik hingga mencapai 4.487 unit bus.
Demikianlah informasi terkait kenaikan jumlah bus transjakarta yang beroperasi selama bulan Januari- Juni 2024 yang terus diharapkan bertambah guna membantu Masyarakat dan mengurangi kemacetan di wilayah Jakarta.

Share this article
TransJakarta adalah jaringan bus raya terpadu (BRT) Pertama di Asia Tenggara dan Selatan yang didesain berdasarkan sistem TransMilenio.