Nomor 1 Bukan Ekonomi, 13 Penyebab Terbanyak Kasus Perceraian di DKI Jakarta Kata BPS

Illustrasi.Merujuk data dari BPS, berikut penyebab terbanyak kasus perceraian di Jakarta dan faktor-faktor lainnya yang memicu kehancuran rumah tangga.

Illustrasi.Merujuk data dari BPS, berikut penyebab terbanyak kasus perceraian di Jakarta dan faktor-faktor lainnya yang memicu kehancuran rumah tangga.

AYOJAKARTA.COM - Kasus perceraian masih menjadi tantangan di sejumlah kota, tak terkecuali Jakarta.

Menurut data terakhir yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi DKI Jakarta pada 22 Februari 2024, jumlah perceraian di Jakarta sepanjang tahun 2023 mencapai 14.381 kasus.

Lantas, dari ribuan kasus tersebut, apa sebenarnya yang menjadi faktor pemicu?

Baca Juga: Prediksi Jadwal Cair PKH dan BPNT Akhir Tahun 2024 November dan Desember: Lebih Cepat atau Sama Seperti Tahun Lalu?

Merujuk data dari BPS, berikut penyebab terbanyak kasus perceraian di Jakarta dan faktor-faktor lainnya yang memicu kehancuran rumah tangga.

1. Perselisihan dan Pertengkaran Terus-Menerus

Penyebab terbesar perceraian di Jakarta pada tahun 2023 adalah perselisihan dan pertengkaran terus-menerus, dengan total 9.464 kasus atau sekitar 66% dari total perceraian.

Faktor ini menunjukkan bahwa ketidakcocokan dalam komunikasi, perbedaan pandangan, dan konflik yang tak kunjung terselesaikan menjadi pemicu utama.

2. Masalah Ekonomi

Di posisi kedua, ekonomi menjadi faktor penyebab dengan 2.452 kasus atau sekitar 17% dari total perceraian.

Meskipun sering kali dianggap sebagai salah satu penyebab paling umum, ternyata di Jakarta, masalah finansial bukanlah faktor terbesar.

Ketidakmampuan memenuhi kebutuhan dasar atau perbedaan dalam pengelolaan keuangan rumah tangga masih menjadi masalah signifikan, namun tidak sebesar yang diperkirakan banyak orang.

3. Meninggalkan Salah Satu Pihak

Penyebab berikutnya adalah kasus di mana salah satu pihak meninggalkan pasangannya, dengan 1.970 kasus atau sekitar 13,7%.

Kondisi ini biasanya terjadi ketika salah satu pasangan pergi tanpa penjelasan atau meninggalkan tanggung jawabnya sebagai suami atau istri, yang pada akhirnya memicu perceraian.

Baca Juga: Perbandingan Fitur MacBook Air 13 2022 vs 2024, Lebih Pilih Performa dengan Harga Hemat atau Teknologi Terkini?

4. Kekerasan Dalam Rumah Tangga

Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) juga masih menjadi masalah serius dengan 178 kasus dilaporkan sebagai alasan perceraian.

Meski jumlahnya hanya sekitar 1,2% dari total perceraian, dampak KDRT terhadap psikologis korban sangat besar, sehingga mereka memilih untuk mengakhiri pernikahan demi keselamatan diri.

5. Murtad

Alasan agama juga mencuat dalam perceraian di Jakarta, dengan 92 kasus disebabkan oleh murtad atau salah satu pasangan yang berpindah keyakinan.

Perubahan keyakinan ini sering kali menimbulkan konflik yang mendalam dalam rumah tangga, terutama ketika pasangan tidak dapat menerima perbedaan tersebut.

6. Judi

Faktor lain yang cukup mengejutkan adalah judi, yang menyebabkan 57 kasus perceraian.

Kecanduan judi sering kali menghancurkan keuangan keluarga dan kepercayaan antar pasangan, yang pada akhirnya memicu perpisahan.

7. Poligami

Meski tidak lazim, poligami menjadi penyebab perceraian dalam 43 kasus.

Ketidaksetujuan salah satu pihak terhadap praktik poligami kerap kali memicu konflik yang berakhir pada perceraian.

Baca Juga: Keras! Prabowo Ingatkan Menteri Kabinetnya Jika Tidak Becus Bekerja: Copot Segera

8. Mabuk

Mabuk menjadi penyebab perceraian dalam 42 kasus.

Faktanya, kecanduan alkohol memang dapat mengganggu kehidupan rumah tangga, terutama ketika perilaku pasangan menjadi tidak terkendali dan merusak keharmonisan keluarga.

9. Dihukum Penjara

34 kasus perceraian diakibatkan oleh salah satu pasangan yang dihukum penjara.

Ketidakmampuan pasangan untuk menjalani hubungan normal selama masa hukuman dapat menyebabkan keputusan untuk bercerai.

10. Madat

Penggunaan narkoba atau madat juga menjadi alasan di balik 25 kasus perceraian di Jakarta.

Kecanduan ini sering kali membawa dampak buruk pada kehidupan rumah tangga, termasuk masalah finansial dan kepercayaan.

11. Zina

Kasus zina atau perselingkuhan dilaporkan sebagai penyebab 14 kasus perceraian.

Ketidaksetiaan adalah salah satu alasan utama perceraian yang merusak kepercayaan pasangan dan sulit untuk diperbaiki.

Baca Juga: Battle Kamera Xiaomi 14T Vs Vivo V40 Vs Realme 13 Pro+ Vs Samsung A55, Siapa Sang Juara Tak Terduga?

12. Kawin Paksa

Meskipun jumlahnya kecil, 6 kasus perceraian terjadi akibat kawin paksa.

Perkawinan yang dijalani tanpa persetujuan tulus dari salah satu pihak sering kali berujung pada ketidakbahagiaan dan perceraian.

13. Cacat Badan

Terakhir, 4 kasus perceraian disebabkan oleh cacat badan.

Meski terdengar menyedihkan, dalam beberapa kasus, perubahan fisik pasangan menjadi penyebab ketidakpuasan dalam pernikahan yang akhirnya berujung pada perceraian.

Jadi, itulah faktor penyebab perceraian di Jakarta sebagaimana data dari BPS.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Jakarta Selatan 04 Jun 2026, 13:20 WIB

Pastikan Produk Pangan Aman, Sudin KPKP Jakarta Selatan Lakukan Uji Sampel di 5 Lokasi Ini!

Pastikan produk pangan yang beredar di masyarakat aman, Suku Dinas Ketahanan Pangan, kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Selatan aktif lakukan pengawasan.

Metropolitan 04 Jun 2026, 13:05 WIB

30 Rumah Warga Hangus Terbakar di Jakarta Pusat, Pemkot Jakpus Gerak Cepat Berikan Bantuan!

Kebakaran kembali terjadi didi Jalan Tanah Tinggi IV RT 09 RW 07, Johar Baru, Jakarta Pusat, sekitar pukul 00.15 WIB pada Kamis, 4 Juni 2026 dini hari yang menghanguskan 30 rumah warga.

News 04 Jun 2026, 11:51 WIB

Bikin Geleng Kepala! 4 Tindakan Dugaan Korupsi Ex Kepala BGN Dadan Hindayana Cs

Kejaksaan Agung sudah menetapkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana dan mantan Wakil Kepala BGN Sony Sanjayana dan Lodewyk Pusung sebagai tersangka dugaan korupsi tata kelola MBG

Komunitas 04 Jun 2026, 10:59 WIB

ISMN Meet Up Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Jembatan Sukses Kreator Lokal Hadapi Dinamika Industri

ISMN Meet Up Surabaya 2026 resmi dibuka! Ajang kolaborasi kreatif untuk bantu kreator lokal bertahan dan bertumbuh di tren media sosial.

Jakarta Barat 04 Jun 2026, 10:51 WIB

Diduga Artefak, Sudin Kebudayaan Jakarta Barat Tindak Lanjut Temuan 4 Lempengan Batu Granit Aksara Cina!

Diduga artefak, temuan lempengan batu di wilayah Kelurahan Tanjung Duren Selatan, Grogol Petamburan ditindaklanjuti oleh Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Barat.

News 04 Jun 2026, 10:16 WIB

Jembatan Baru Komunikasi Publik, ISMN Hubungkan Kominfo Jatim dan Homeless Media

ISMN gandeng Kominfo Jatim rangkul Homeless Media! Sinergi radikal ini siap ubah peta informasi dan guncang dominasi media arus utama.

Metropolitan 04 Jun 2026, 07:47 WIB

679 Jiwa Terdampak Kebakaran Kemayoran, Dinsos DKI Berikan Bantuan Logistik: Makanan hingga Layanan Dukungan Psikososial

Dinas Sosial DKI Jakarta diketahui memberikan bantuan logistik berupa makanan siap saji, kebutuhan dasar, perlengkapan keluarga dan sekolah, termasuk Layanan Dukungan Psikososial serta dukungan hunian

Metropolitan 04 Jun 2026, 07:11 WIB

Prediksi Cuaca DKI Jakarta Kamis 4 Juni 2026: 4 Wilayah Serentak Hujan Sore hingga Malam Hari

Informasi seputar prediksi cuaca DKI Jakarta dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada hari Kamis, 4 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 22:20 WIB

Aturan Baru Cukai Rokok dan Kemasan Polos, Sanggupkah 6 Juta Pekerja Tembakau Bertahan?

Layer baru cukai 2026 & aturan kemasan polos ancam industri rokok legal. Kebijakan ini dinilai memicu PHK masif bagi 6 juta pekerja & petani. Ahli desak penguatan hukum nyata, bukan regulasi baru.

Pendidikan 03 Jun 2026, 21:51 WIB

UIC Creative Showcase 2026 bertema “The Great Britain Festival in Indonesia” Saatnya Unjuk Gigi di Negeri Inggris Raya

UIC College, dibawah naungan USG Education Group menggelar UIC Creative Showcase 2026 bertema "The Great Britain Festival in Indonesia".

Nasional 03 Jun 2026, 20:58 WIB

Dilema Cukai Rokok 2026, Mengapa Produsen Legal Merasa Dikorbankan oleh Layer Baru Menkeu?

Rencana layer baru cukai 2026 untuk akomodasi rokok ilegal dinilai tidak adil bagi pabrikan patuh. Kebijakan ini memicu moral hazard, ancam pangkas Rp150 T kas negara, dan rontokkan industri legal.

Bisnis 03 Jun 2026, 20:40 WIB

BTN Perluas Program Bayar Angsuranmu dengan Sampahmu ke 8 Provinsi

BTN berkolaborasi dengan Bank Sampah Muria Berseri Kudus untuk mendorong pengurangan emisi dan pengelolaan sampah bernilai ekonomi.

Nasional 03 Jun 2026, 19:24 WIB

Dampak Kenaikan Harga Bioetanol Terhadap Program Mandatori B50 2026

Target mandatori B50 RI pada 2026 untuk stop impor solar terancam kenaikan harga bioetanol (Rp8.062/liter). Lonjakan akibat pelemahan kurs rupiah ini berisiko membengkakkan beban subsidi energi negara

News 03 Jun 2026, 17:51 WIB

Kasus Jual Beli SPPG? Mantan Petinggi BGN: Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Ditahan Kejagung!

Setelah dicopot, mantan Kepala BGN Dadan Hindayana akhirnya ditahan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) dan dibawa ke mobil pada Rabu, 3 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 17:24 WIB

Ironi Transisi Energi, Saat Kurs Rupiah Rp17.000 Ikut Mengerek Harga Biodiesel dan Bioetanol

Transisi energi Indonesia terganjal kurs rupiah di atas Rp17.000/USD. Meski bahan baku lokal, biaya konversi bioetanol & biodiesel Juni 2026 pakai denominasi dolar AS, bikin harga BBN rapuh & mahal.

Pendidikan 03 Jun 2026, 17:18 WIB

SPMB SMP DKI Jakarta 2026 Resmi Dibuka, Simak Persyaratan dan Batas Waktu Verifikasi Akun

Tahapan prapendaftaran SPMB Jakarta 2026 ini dijadwalkan akan terus berlangsung hingga 10 Juni 2026.

Otomotif 03 Jun 2026, 17:05 WIB

Awas Ketinggalan! Program Pemutihan Pajak dari Bapenda DKI Hanya 3 Bulan Saja Loh, Catat Tanggalnya Ya...

Pemprov DKI Jakarta melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI memberikan keringanan untuk penghapusan sanksi PKB dan BBNKB mulai 1 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 16:27 WIB

Siapa Saja Sosok Pimpinan Baru di Badan Gizi Nasional? Intip Profilnya

Presiden Prabowo rombak total pimpinan Badan Gizi Nasional akibat program Makan Bergizi Gratis rapor merah (20rb kasus keracunan & 98% dapur ilegal). Nanik S. Deyang ditunjuk jadi Kepala BGN baru.

Nasional 03 Jun 2026, 15:42 WIB

Badan Gizi Nasional Diguncang Geledah Kejagung dan Perombakan Total, Ada Apa?

Presiden Prabowo copot Kepala BGN Dadan Hindayana akibat rapor merah program Makan Bergizi Gratis (20 ribu kasus keracunan). Kantor BGN pun digeledah Kejagung terkait dugaan korupsi dan unit ilegal.