AYOJAKARTA.COM – Ambulans Gawat Darurat Dinas Kesehatan atau AGD Dinkes merupakan salah satu jenis layanan medis yang disediakan oleh Pemprov Jakarta.
Selain diperuntukan bagi warga Kepulauan Seribu, AGD Dinkes Pemprov Jakarta juga dapat difungsikan sebagai mobilitas di lautan dalam menghadapi situasi darurat.
Dengan adanya layanan Ambulans Gawat Darurat Dinas Kesehatan, Pemprov Jakarta berkomitmen akan memberikan akses kesehatan secara lebih luas dan merata.
Dirakit kurang dari satu semester dengan menggunakan teknologi dan sistem navigasi canggih, AGD mulai resmi mengapung di laut Jakarta pada era Gubernur Anies Baswedan.
Dibawah pengawasan yang terencana dan berkesinambungan, AGD Dinkes Pemprov Jakarta telah dilengkapi dengan sejumlah fasilitas medis.
Dalam peresmiannya kala itu, Anies Baswedan menyebut nama Abdulrachman Saleh dipilih sebagai identitas AGD karena beberapa alasan.
Selain karena merupakan salah satu putra berdarah Betawi yang memiliki gelar Pahlawan Nasional, Abdulrachman Saleh juga merupakan simbol perekat bangsa.
Disamping kiprahnya sebagai Ahli Fisiologi dan Penerbang Udara, Abdulrachman Saleh juga telah banyak berkontribusi dalam menyebarluaskan berita perjuangan melalui RRI.
Menjadi penunjang mobilitas penting di wilayah perairan, AGD Abdulrachman Saleh 01 Dinkes Pemprov Jakarta memiliki Tiga Ruang Utama.
Adapun ketiga ruangan yang menjadi daya tarik AGD Abdulrachman Saleh 01 antara lain Ruang Advance, Ruang Infeksius serta Ruang Perina.
Selain mampu menampung Empat Pasien Dewasa dan Satu Pasien Infeksius, AGD 01 Abdulrachman Saleh juga menyediakan ruang Inkubator bagi bayi baru lahir.
Berperan sebagai penopang pelayanan kesehatan dalam situasi darurat, Ambulans Gawat Darurat ini memiliki kapasitas angkut sebanyak 17 orang.
Dengan adanya layanan AGD, Pemprov Jakarta berkomitmen akan memberikan kemudahan akses bagi seluruh warga Jakarta dalam keadaan genting saat berada di kawasan perairan.
Untuk memperoleh layanan AGD, warga Jakarta yang mengalami situasi kegawatdaruratan dapat mengakses melalui panggilan telepon 112 ataupun 119.
Selain dengan melakukan panggilan telepon, permintaan layanan AGD juga dapat diakses melalui fitur JakAmbulans pada Aplikasi Jaki.
Baca Juga: BNI Diganjar Penghargaan Internasional atas Inovasi Treasury dan FX
Warga Jakarta yang mengalami situasi kegawatdaruratan akan mendapat tanggapan dari Operator untuk melakukan langkah penanganan kesehatan.
Melalui proses evakuasi yang dilakukan oleh para Petugas Kesehatan, warga Jakarta akan diantar menuju ke Pusat Layanan Kesehatan terdekat untuk tindakan lanjutan.
Berbekal Standar Operasi Prosedur yang efektif, kondisi kegawatdaruratan yang dialami oleh warga Jakarta dapat tertangani dengan lebih manusiawi. ***

Share this article
AGD Laut Dinkes Jakarta bantu evakuasi darurat di perairan. Bisa diakses via 112, 119, atau JakAmbulans di aplikasi JAKI.