AYOJAKARTA.COM -- Harga rumah second di kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) mengalami penurunan dalam sebulan terakhir hingga pertengahan 2023.
Berdasarkan data Flash Report Juli 2023 yang dikeluarkan rumah123.com, harga rumah second di kawasan Jabodetabek kompak turun tanpa kecuali.
Penurunan terbesar secara bulanan dipimpin Tangerang dan Bogor. Data yang menghimpun level harga pada Juni tersebut mencatat penurunan di Bogor mencapai 1,9% secara month-on-mon (MoM), disusul Tangerang turun 1,6%.
Baca Juga: Harga Daihatsu Sigra Juli 2023 Baru dan Second di Jabodetabek Berdasarkan Tahun Keluaran
Sedangkan Jakarta mengalami penurunan 0,6% ketimbang Mei, lalu Bekasi turun 1% dan Depok turun 0,3% di posisi terakhir.
Sementara secara nasional, harga rumah second pada bulan Juni 2023 mengalami penurunan sebesar 1%.
Walau turun cukup tajam secara bulanan, harga rumah di Bogor nyatanya masih mengalami kenaikan tertinggi secara tahunan atau year-on-year (YoY).
Baca Juga: Harga Yamaha XMAX 250 Terbaru 2023, Warna Merah Mewah Banget!
Secara year-on-year, hingga Juni 2023, kenaikan harga rumah di kawasan Jabodetabek antara lain Jakarta 1,9%, Tangerang 3,1%, Depok 3,4%, Bogor 4,5%, dan Bekasi 2,8%.
Bogor juga menjadi salah satu daerah yang mencatatkan kenaikan year-on-year tertinggi pada bulan Juni 2023. Sejak November 2021, Bogor secara konsisten mencatatkan kenaikan harga tahunan berkisar antara 0,3% hingga 8,3%.
Faktor yang mempengaruhi kenaikan harga rumah di Bogor menurut laporan adalah harga yang relatif masih terjangkau, serta ketersediaan infrastruktur eksisting yang memadai, rute tol Jagorawi dan KRL yang membuat lalu lalang kendaraan di Bogor meningkat tajam.
Berdasarkan data yang dihimpun PT Jasamarga (Persero), terdapat peningkatan volume kendaraan yang melewati Tol Jagorawi dan Bogor Ring Road sejak tahun 2020, mencatatkan pertumbuhan sebesar 19,3% dengan total volume kendaraan 163,5 juta pada akhir tahun 2022.
"Pada Q1 2023 total volume kendaraan tercatat sebanyak 41.2 juta, pertumbuhan sebesar 6,7% dibandingkan dengan Q1 2022. Mengindikasikan bertumbuhnya pergerakan dari dan menuju Kota/Kabupaten Bogor," demikian laporan tersebut.
Ke depannya, wilayah Bogor akan mendapatkan dukungan melalui pembangunan LRT lintas Cawang - Cibubur - Bogor yang juga terhubung dengan lintas Cawang - Dukuh Atas, Senayan, dan Bandara Internasional Soekarno Hatta.
Dengan adanya pengembangan LRT ini, aksesibilitas menuju dan dari pusat kota akan semakin mudah. Hal ini menjadikan Bogor sebagai pilihan ideal bagi mereka yang mencari hunian. Selain itu, saat ini juga terdapat beberapa proyek pengembangan besar yang dilakukan oleh pengembang nasional berpengalaman di Bogor.

Share this article
Harga rumah second di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) turun dalam sebulan terakhir hingga pertengahan 2023.