AYOJAKARTA.COM - Sejak kasus kematian Brigadir J mencuat ke publik, titik terang mengenai kasusnya belum jelas.
Diketahui dalam kasus ini setidaknya terdapat puluhan anggota kepolisian yang terseret dalam kasus pembunuhan berencana, bahkan beberapa diantaranya sudah menjalani sidang kode etik.
Yang belum diketahui publik adalah seorang wanita yang muncul dan berani memberikan bukti penting berupa CCTV kronologi pembunuhan Brigadir J.
Nama polisi wanita tersebut adalah Dhania Choirunnisa yang mana ia merupakan istri dari Kompol Baiquni.
Dilansir dari channel Youtube Beda Enggak istri dari Kompol Baiquni Wibowo menjadi sorotan karena disebut sebut telah memberikan barang bukti yang selama ini dicari oleh tim penyidik.
Dhania Chorunnisa menyerahkan perangkat penyimpanan ke tim penyidik seraya bertanya, "Apakah barang ini tidak perlu dibawa?"
Penyidik yang membawa penyimpanan tersebut dari kediaman Kompol Baiquni pun membuka isi penyimpanan di mabes Polri.
Ternyata penyimpanan tersebut berisi rekaman CCTV dari Pos Satpam yang selama ini dicari oleh Kepolisian.
Posisi CCTV ini berada persis di seberang rumah dinas Ferdy Sambo yang menjadi bukti kuat.
Dalam rekaman CCTV tersebut, Putri Candrawathi terlihat memasuki rumah dinas pada 17.16 dengan menaiki mobil Lexus dan diiringi oleh Bripka Ricky dan Om Kuat.
Tidak lama kemudian, Ferdy Sambo pun datang dalam kurun waktu beberapa menit, dengan sarung hitam.
Artikel ini telah tayang di Teras Gorontalo dengan judul 'Bukan AKP Rita Yuliana! Inilah Si Cantik Dhania Choirunnisa Yang Muncul Beri CCTV Kunci Kematian Brigadir J'
Bukti rekaman CCTV ini menguatkan dugaan polisi bahwa Brigadir J di eksekusi di ruang tamu.
Video ini juga turut menguatkan keputusan pihak kepolisian untuk menjadikan Putri Candrawathi sebagai tersangka kelima.
Ahli hukum tata negara Refly Harun menilai tindakan istri Kompol Baiquni, Dhania Choirunnisa yang memberikan perangkat penyimpanan data eksternal kepada penyidik adalah sebuah bentuk kepolosan seorang wanita.
Walaupun tindakannya tanpa sengaja telah membuat sang suami harus dipecat secara tidak hormat dari kepolisian.
Kendati demikian Refly Harun menyebut Dhania Choirunnisa dinilai sudah berbuat amal kebaikan. *** (Murliyanti/ Teras Gorontalo)

Share this article
Yang belum diketahui publik adalah seorang wanita yang muncul dan berani memberikan bukti penting berupa CCTV kronologi pembunuhan Brigadir