AYOJAKARTA.COM– Warga Indonesia khususnya para ibu digegerkan dengan adanya kabar gagal ginjal akut yang korbannya menyerang anak-anak.
Merebaknya kasus gagal ginjal misterius ini bermula dari Daerah Istimewa Yogyakarta setelah ditemukan terdapat 13 pasien berusia anak-anak yang divonis mengalami gagal ginjal akut, dan enam di antaranya meninggal dunia.
Ke-13 pasien anak-anak yang menderita gagal ginjal akut ini dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Sardjito.
Baca Juga: 3 Gempa di Jawa, Papua, dan Sumatera Hanya Dalam Kurun Waktu 1 Jam
Dari sekitar bulan Januari hingga Oktober 2022 ini setidaknya terdapat 6 kasus kematian dengan pasien berusia anak-anak yang disebabkan karena mengalami gagal ginjal akut.
Rata-rata usia pasien pada anak-anak yang divonis mengalami gagal ginjal akut ini berkisar di antara 7 bulan hingga 13 tahun.
Ke-6 pasien anak-anak yang tidak dapat terselamatkan rata-rata divonis mengalami komplikasi dan ketika datang ke rumah sakit sudah dalam kondisi gagal ginjal derajat 3.
Hingga saat ini masih terdapat 4 pasien yang masih di rawat intensif di rumah sakit, sedangkan 3 kasus dinyatakan sembuh.
Baca Juga: 4 Tips Bikin Nama Akun untuk Ngonten di Media Sosial, Dijamin Banyak Dilirik Hingga Cepat Terkenal!
Ke-4 pasien yang masih di rawat di rumah sakit ini masih harus menjalani prosedur cuci darah.
Dalam kasus terbaru, terdapat satu pasien batita berusia 4 tahun yang baru saja dinyatakan meninggal dunia usai divonis gagal ginjal akut.
Dengan adanya laporan tersebut, Kemenkes pun mengambil tindakan untuk segera membuat penelitian terkait merebaknya kasus gagal ginjal akut pada anak.
Hingga akhirnya dikeluarkan perintah larangan pengedaran obat sirup anak yang ditujukan untuk seluruh gerai apotek di Indonesia.
Adapun Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) ikut mendalami kasus tersebut dan kabarnya masih melakukan uji sampel sejumlah obat untuk penelitian mendalam yang mengakibatkan maraknya gagal ginjal akut pada anak di Indonesia.
Demikian mengenai kabar gagal ginjal akut yang tengah marak di Indonesia saat ini, semoga dengan artikel ini dapat memberikan informasi yang jelas dan masyarakat di Indonesia khususnya dapat terus waspada. ***

Share this article
Dari sekitar bulan Januari hingga Oktober 2022 ini setidaknya terdapat 6 kasus kematian dengan pasien anak-anak yang disebabkan gagal ginjal