AYOJAKARTA.COM - Kesaksian sopir ambulans yang membawa jenazah Brigadir J menjadi perbincangan publik.
Ya, Ahmad Syahrul Ramadhan selaku sopir ambulans yang membawa jenazah Brigadir J memberikan kesaksian terkait kondisi jasad Nofriansyah Yosua Hutabarat saat dibawa ke Rumah Sakit.
Sopir ambulans tersebut menceritakan secara detail terkait proses evakuasi jenazah Brigadir J.
Seperti yang diketahui pada Senin (7/11/22) kemarin sidang gabungan antara Richard Eliezer, Kuat Ma’ruf, dan Ricky Rizal telah digelar.
Baca Juga: Dedi Mulyadi Ungkap Sosok Ibu Anak Sulungnya, Anne Ratna Mustika Beri Pesan Ini
Sejumlah 12 saksi telah dihadirkan untuk memberikan kesaksian.
Dikutip AyoJakarta.com dari unggahan TikTok @breakingnews66, menampilkan situasi berlangsungnya persidangan dalam agenda keterangan saksi.
Dalam kesaksian tersebut ada yang mencuri perhatian, yakni kesaksian dari sopir ambulans.
Ia mengungkapkan pada tanggal 8 Juli 2022, mendapat perintah dari kantornya untuk menuju lokasi kejadian perkara.
Sesampainya disana ia mengaku kaget karena sudah ramai orang dan banyak kamera.
“Sampai di dalam rumah itu Saya kaget karena ramai, dan banyak juga kamera lalu mas minta tolong tunggu situ aja, saya posisinya dekat kaca yang mulia kalau nggak salah dibelakangnya itu ada kolam ikan yang mulia, saya diam nunggu arahan,” kata Ahmad Syahrul.
Baca Juga: Tiba-tiba Presiden Jokowi Tegaskan Bung Karno Pahlawan Nasional, Tak Pernah Berkhianat, Ada Apa?
Lanjut setelah menunggu beberapa saat akhirnya ia diizinkan untuk mengevakuasi korban dengan melewati police line.
Namun saat itu ia sempat terkejut karena melihat jasad yang telah berlumuran darah.
“lalu saya jalan melewati garis police line yang mulia, habis itu ada tangga disamping saya itu saya terkejut ada satu jasad yang mulia, tergeletak berlumuran darah,” jelas Ahmad.
Menurut keterangannya, jasad Yosua dalam posisi terlentang dan memakai masker di wajahnya.
“Posisinya terlentang yang mulai cuma pake baju yang mulia, dan wajahnya ditutupin sama masker yang mulia warna hitam,” jelasnya.
Ahmad Syahrul pun sempat memeriksa denyut nadi Yosua untuk memastikan apakah masih hidup atau tidak.
Dengan menggunakan sarung tangan latex, ia pun telah memastikan bahwa Yosua telah tiada.***

Share this article
Ahmad Syahrul Ramadhan selaku sopir ambulans yang membawa jenazah Brigadir J memberikan kesaksian terkait kondisi jasad Brigadir J.