AYOJAKARTA.COM - Ferdy Sambo masih mempertahankan skenario tembak menembak dengan Brigadir J.
Namun Ronny Talapessy membeberkan jika fakta ini tak sesuai dengan skenario Ferdy Sambo dan Brigadir J yang saling tembak.
Fakta soal tembak menembak antara Ferdy Sambo dan Brigadir J di Duren Tiga langsung dibantah tegas oleh Ronny Talapessy, pengacara Bharada E.
Baca Juga: Makin Bersinar! Pertama Kali Bertarung, Lyodra Ginting Langsung Raih Penghargaan ACA di Jepang
Sosok Bharada E juga terseret namanya dalam kasus ini karena sempat disebut sebagai orang yang tembak Brigadir J.
Namun siapa sangka jika Ronny Talapessy mengungkap soal skenario Ferdy Sambo yang sebenarnya.
Bahkan sosok pengacara ini menyebutkan jika fakta yang disampaikannya sudah sesuai.
"Bahwa senjata Glock identik dengan DNA-nya Yosua," jelas Ronny Talapessy dalam video yang dikutip Ayo Jakarta.com.
Berdasarkan teori kesesuaian, pengacara Bharada E mencoba untuk mencari benang merah yang masuk akal.
"Kenapa? Kita coba persesuaian ya di sini," jelasnya.
Ronny Talapessy mengingatkan kembali jika Ferdy Sambo menggunakan sarung tangan.
"Kemudian dia memegang tangannya Yosua untuk menembak tembok," tambahnya menjelaskan.
"Nah ini sudah sesuai," ucap Ronny Talapessy tegas soal kesuaian fakta ini.
Kemudian ia membandingkan soal identiknya senjata Glock yang dibawa kliennya, Richard Eliezer.
Memang senjata tersebut identik dengan DNA kliennya atau Bharada E.
Karena memang senjata tersebut sudah dibawa dari satu pihak ke pihak lain.
Pengacara ini akhirnya mengatakan kesimpulannya di akhir video.
"Ini artinya TKP nya rusak," tandasnya mengakhiri pendapat soal senjata dan DNA tersebut.***

Share this article
Fakta soal tembak menembak antara Ferdy Sambo dan Brigadir J di Duren Tiga langsung dibantah tegas oleh Ronny Talapessy, pengacara Bharada E