AYOJAKARTA.COM – Munculnya video viral diduga Hakim Wahyu yang membocorkan vonis hukuman Ferdy Sambo dalam kasus pembunuhan Brigadir Yosua justru membuat Martin Simanjuntak berpikir ada perpanjangan tangan mafia yang ikut campur.
Martin Simanjuntak selaku Kuasa Hukum keluarga Yosua menegaskan bahwa munculnya video tersebut bisa saja merupakan sebuah teror dan harus dilawan.
Namun Martin Simanjuntak meyakini hal seperti ini tidak akan mengganggu jalannya proses hukum terdakwa Ferdy Sambo dan terdakwa lainnya.
“Kalau saya bilang ini tidak akan mempengaruhi jalannya persidangan. Pak Miko (Juru Bicara Komisi Yudisial) juga menyampaikan, memanggil Hakim Wahyu saja itu akan menjadi upaya terakhir apalagi menghukum Hakim,” kata Martin.
Martin menduga video tersebut sengaja dibuat dan disebar luaskan dengan tujuan tertentu untuk mempengaruhi sentimen publik atau suatu upaya untuk meringankan hukuman terdakwa.
“Kalau saya lihat ini sih mereka sengaja buat, minimal apakah akan mempengaruhi sentimen publik atau yang kedua nanti sebagai salah satu pertimbangan mungkin ya untuk meringankan pada saat banding atau pun kasasi,” ungkap Martin.
Namun sejumlah pakar dan bahkan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi serentak setuju bahwa video tersebut merupakan upaya teror.
Jadi munculnya video viral ini kemudian menjadi sia-sia dan justru dinilai blunder oleh Martin. Ia bahkan mengatakan bahwa ada mafia yang ikut campur dalam proses hukum Ferdy Sambo.
“Menurut saya ini merupakan upaya yang sia-sia yang justru blunder dan justru menegaskan bahwa perpanjangan tangan mafia, perpanjangan tangan-tangan orang jahat ada di sekitar kita, ataupun ada dimana-mana,” kata Martin.
Ketika Martin ditanya sebenarnya pihak mana yang dimaksud dengan perpanjangan tangan mafia, Martin enggan menyebutkan. Ia menyerahkan kepada masyarakat untuk bisa menyimpulkan sendiri.
“Apakah mereka itu adalah salah satu terdakwa ataupun 4 orang terdakwa yang lain ya silahkan masyarakat saja yang menyimpulkan,”
Namun yang jelas ada suatu pihak yang berharap mendapat keuntungan dari beredarnya video diduga Hakim Wahyu.
“Karena tujuannya video ini dibuat dengan peristiwa yang sebelumnya kok saya pikir tujuannya itu untuk menguntungkan orang-orang yang sama,” ujar Martin yakin, dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube tvOneNews (10/1/2023).
Baca Juga: Richard Eliezer Terpojok? Kuat Maruf Bilang Perintah Ferdy Sambo adalah Hajar Bukan Tembak
Sebelumnya, Kamaruddin Simanjuntak sebagai Pengacara keluarga Yosua juga pernah menyebutkan tentang mafia yang berhubungan dengan polisi.
Kamaruddin mengatakan bahwa polisi lebih banyak mengabdi kepada mafia dibanding kepada negara.
Akibat ucapannya ini kemudian Kamaruddin sempat dilaporkan oleh Gerakan Anti Hoaks (GERAH) karena dianggap telah mencoreng nama institusi negara dengan ucapannya yang dinilai fitnah.***

Share this article
Martin menduga video tersebut sengaja dibuat dan disebar luaskan dengan tujuan tertentu untuk mempengaruhi sentimen publik atau suatu upaya