AYOJAKARTA.COM - Semakin temui titik terang, kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua terbukti di dalangi oleh mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo.
Hal itu dibeberkan oleh Ricky Rizal saat jalani pemeriksaan terdakwa di PN Jakarta Selatan, Senin (10/1/2023).
Ricky mengaku bahwa perintah Ferdy Sambo awalnya di rumah Saguling adalah menembak, bukan hajar.
"Apa yang disampaikan terdakwa Ferdy Sambo kepada saudara," tanya hakim seperti dikutip di kanal Youtube Kompas TV pada Selasa (10/1/2023).
"Sata duduk terus bapak menanyakan ada kejadian apa di Magelang, terus saya jawab tidak tahu, terus bapak diam, terus tiba-tiba menangis yang mulia sambil kelihatan emosi sekali, terus menyampaikan kalau ibu sudah dilecehkan oleh Yosua," ungkap Ricky.
"Setelah itu beliau menyampaikan mau panggil Yosua, saya diminta untuk backup dan mengamankan," imbuh Ricky.
Kemudian Ricky pun menirukan gaya Ferdy Sambo di hadapan majelis saat diperintahkan untuk membackup dan amankan.
"Kamu backup saya, amankan saya. Kalau dia melawan, kamu berani nggak tembak dia?," perintah Sambo yang disampaikan Ricky dalam sidang.
Mendengar perintah itu Ricky mengaku menjawab tidak berani melaksanakan perintah, " Setelah itu saya jawab, saya tidak berani pak, saya tidak kuat mentalnya," kata Ricky.
"Artinya terdakwa Ferdy Sambo, kalau dia melawan kamu berani tembak dia atau tidak. Kalimatnya begitu?," tanya hakim.
"Betul Yang Mulia," ucap Ricky.
"Bukan hajar ya, tapi tembak?," cecar hakim.
Baca Juga: Jadi Orang Terakhir yang Bongkar Skenario Ferdy Sambo, Kuat Maruf: Saya Punya Salah Sama Yosua
"Tidak ada kalimat hajar. Kalau dia melawan kamu berani nggak tembak dia seperti itu Yang Mulia," pungkas Ricky.
Pada sidang tersebut, Ricky tampak menegaskan dan memastikan bahwa perintah Sambo saat di Saguling adalah tembak Yosua untuk membackup dirinya.
Dengan kesaksian Ricky tersebut menjadi sinkron dengan kesaksian Richard Eliezer sebelumnya tentang perintah Sambo bukan hajar melainkan tembak Yosua.
Dengan demikianlah fakta di persidangan terungkap dan akan menjadi bahan pertimbangan hakim untuk memutuskan hukuman yang tepat bagi para terdakwa pembunuhan Yosua.***

Share this article
Kemudian Ricky pun menirukan gaya Ferdy Sambo di hadapan majelis saat diperintahkan untuk membackup dan amankan.