Misteri Oknum yang Tawarkan Dollar ke Kamaruddin, Martin Simanjuntak Sebut Inisial Huruf Ini

Martin Simanjuntak Bongkar Sosok Mantan Jenderal Bintang Banyak yang Pengaruhi Tuntutan JPU pada Ferdy Sambo!
Martin Simanjuntak Bongkar Sosok Mantan Jenderal Bintang Banyak yang Pengaruhi Tuntutan JPU pada Ferdy Sambo!

AYOJAKARTA.COM - Kamaruddin Simanjuntak ditemui dua oknum berbintang untuk melobi dan menutupi perkara kasus kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat.

Diketahui dua oknum ini meminta untuk mendamaikan antara pihak keluarga korban dan para pelaku. Martin Simanjuntak mengatakan bahkan disiapkan lembaran dollar Amerika untuk tutupi kasus ini.

Berdasarkan informasi yang diketahui, martin Simanjuntak menyebut yang berperan dalam hal ini adalah Brigjen berinisial "I".

Baca Juga: Misteri Buku Hitam Jimat Ferdy Sambo Akhirnya Terkuak, Ternyata Begini Isinya

Dikutip Ayojakarta.com melalui kanal YouTube Uya Kuya TV yang mewawancarai Kuasa Hukum Brigadir Yosua soal upaya gerakan bawah tanah diduga untuk menutupi kasus ini.

Martin Lukas Simanjuntak selaku Kuasa Hukum dari pihak Keluarga Brigadir Yosua mengatakan bahwa Kamaruddin sempat ditemui dua oknum berbintang.

"Itu memang ada oknum berbintang, yang datang untuk menemui bang Kamaruddin pada suatu dari daerah, dua orang," ujar Martin Lukas Simanjuntak.

"Pada saat itu saya yang ngawal si Abang, cuman karena saya sudah janji, ketemu wartawan tempo di Pasar Baru, akhirnya kita titiplah ke adik kita," sambungnya.

Baca Juga: Geger! Martin Simanjuntak Bocorkan Inisial Nama Brigjen yang Terlibat Gerakan Bawah Tanah

Diketahui dua oknum berbintang yang mendatangi Kamaruddin tersebut meminta untuk pihak keluarga Yosua berdamai dengan para pelaku.

"Ternyata dua oknum ini mengatakan, damaikan saja sudah, antara keluarga dengan para pelaku," kata Martin Lukas Simanjuntak.

Dijelaskan bahwa Kamaruddin Simanjuntak menolak, dikarenakan belum jelas siapa pelakunya, dan tidak mempercayai jika hanya Richard Eliezer pelakunya.

"Lalu bang Kamaruddin mengatakan, apa yang mau didamaikan, siapa yang melakukan aja kita belum tau, jelasin dulu siapa pelakunya," jelas Martin Lukas Simanjuntak.

"Yang pasti saya gak percaya kalau pelakunya hanya Richard, katanya gitu, ok jelas pelakunya nanti kita perjelas," lanjutnya.

Baca Juga: Terpopuler! Jaksa Bongkar Semua Pemesan Vonis Ferdy Sambo hingga Bekingan Kejaksaan Terungkap, Benarkah?

Diketahui bahkan dua oknum berbintang ini sudah menyempatkan waktu, dan menyiapkan sejumlah uang berupa dollar Amerika.

"Yang kedua, jangan serang pimpinan dan institusi, yang ketiga, jangan ngomong dulu ke media sementara waktu sampai dengan selesai," ungkap Martin Lukas Simanjuntak.

"Ini semua diwaktuin, bahkan katanya sudah disiapkan sejumlah gambar-gambar Presiden Amerika itu, sebagai tanda itikad baik gitu ya," sambungnya.

Martin mengatakan bahwa Kamaruddin menolak dan memilih untuk murni kerja.

"Nah, cuman Bang Kamarrudin gak mau terima, karena buat apa dia terimakan, orang gak ada urusan kok, kok jadi kita yang dibayar, ini kan kita murni kerja," ujar Martin Lukas Simanjuntak.

Baca Juga: Terpopuler! Bharada E Divonis Bebas oleh Ketua Hakim, Benarkah?

Tetapi kedua oknum tetap memaksa Kamaruddin untuk mendamaikan antara pihak keluarga korban dan para pelaku.

"Dan Akhirnya selesai, kasusnya belum jelas, ternyata d-follow up, bagaimana ini gambar-gambar dollar Amerika itu,"ungkap Martin Lukas Simanjuntak.

"Kata bang Kamaruddin 'pelakunya udah jelas belum', udahlah damaiin aja, katanya gitu kan," sambungnya.

Kamaruddin mengatakan kepada Martin bahwa ada upaya lain lagi namun Martin tidak mengetahui apakah ini berhubungan dengan orang yang sama atau tidak,"

"Dari situ lah kita tau, bahwa ada upaya-upaya untuk menggugurkan kasus ini, nah kemarin sebelum tuntutan, bang Kamaruddin mengatakan ada upaya lagi yang lain," ujar Martin Lukas Simanjuntak.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Provinsi DKI Jakarta Rabu 1 Februari 2023, BMKG: Jaksel dan Jaktim Waspada Hujan dan Petir

"Yang saya gak tau, apakah orang ini sama atau tidak, saya jujur, saya belum tanya sama bang Kamaruddin," sambungnya.

Martin juga sempat bertemu dengan Ketua Indonesia Police Watch yakni Sugeng Teguh Santoso yang mengatakan hal serupa soal upaya-upaya gerakan bawah tanah.

"Kemarin saya ketemu sama Mas Sugeng Teguh Santoso ya dari IPW, dia pun mengatakan dengan serupa, dari yang dia tau, dari lingkaran networking dia,"kata Martin Lukas Simanjuntak.

Diketahui terdapat satu Brigjen berinisial "I" yang menjadi perpanjangan tangan dari konsorsium FS.

"Ada satu Brigjen, katanya Brigjen 'I', katanya Brigjen I inilah perpanjangan tangan dari konsorsiumnya FS," tutur Martin Lukas Simanjuntak.

Baca Juga: Wow! 11 Ribu Lebih Tweet Nikah ke KUA, Ini Awal Mula Tren Twitter Nikah ke KUA!

"Konsorsium maksudnya perkumpulan, perkumpulan pendukung FS yang menginginkan FS itu dihukum ringan, dia mencoba untuk melobi-lobi secara langsung,"pungkasnya.

Martin mengatakan bahwa jumlah uang yang disiapkan hingga miliaran jika dirupiahkan.

"Dengar-dengar sih kalo di rupiahin, M (miliar) an ya, cuman pada saat itu kan menghargai pertemanan aja," ungkap Martin Lukas Simanjuntak.

"Memang sempet gak ngomong di media, bang Kamaruddin hanya doorstop, tapi kami dikirim ke Media untuk ngomong," sambungnya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Kamaruddin Simanjuntak
# Martin Simanjuntak
# Ferdy Sambo

News Update

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.