AYOJAKARTA.COM – Menurut dugaan, Ferdy Sambo memiliki rahasia gerakan bawah tanah yang ada pada buku hitamnya.
Ketua Kompolnas Benny Mamoto menegaskan bahwa semua orang yang berhadapan dengan hukum ketika menjadi tersangka atau pun terdakwa maka akan berusaha untuk meringankan hukumannya, hal ini pun terjadi pada Ferdy Sambo.
Upaya yang dilakukan Ferdy Sambo untuk meringankan hukumannya atau pun membebaskan diri dari hukum pidana ada 2 jalur.
Baca Juga: Ronny Talapessy Soroti Dilema Yuridis Jaksa dalam Duplik Richard Eliezer: Ini Penting Terkait Nasib!
Jalur yang pertama adalah jalur legal menggunakan lawyer dalam menghadapi proses hukum, jalur yang kedua adalah jalur ilegal.
Ketua Kompolnas kedua jalur ini dinilai wajar dan kerap kali terjadi ketika seseorang berurusan dengan hukum.
Di sisi lain, pada saat Ferdy Sambo menjadi saksi untuk Hendra Kurniawan di sidang obstruction of justice pada Kamis (5/1/2023), ia sempat mengungkapkan apa isi dari buku hitamnya.
Ferdy Sambo sebagai mantan Kadiv Propam Polri memang terlihat selalu membawa sebuah buku hitam sejak awal proses persidangan.
Baca Juga: 4 Fakta Sesar Garsela yang Sebabkan Guncangan M4.3 di Garut Semalam
Sambil membuka bukunya ia menjelaskan kepada Hakim untuk menjelaskan jumlah perkara penting yang ditangani olehnya saat menjadi anggota Polri.
“214 di tahun 2001 personil Polri ini sudah dilakukan Operasi Tangkap Tangan tapi tidak pernah terekspose karena ini terkait internal,” kata Ferdy Sambo dalam sidang.
Diduga itu merupakan daftar orang-orang yang pernah diselamatkan oleh Ferdy Sambo dalam menghadapi hukum saat masih menjabat menjadi Kadiv Propam Polri.
Ada kemungkinan orang-orang yang berada dalam daftarnya merasa memiliki hutang budi kepada Ferdy Sambo dan akan turut serta mengikuti gerakan bawah tanah untuk mempengaruhi vonis untuk Sambo nantinya.
Baca Juga: Siap-siap Kementerian PANRB Umumkan Penerimaan CPNS 2023 , Simak Penjelasannya
Melihat masifnya gerakan bawah tanah Ferdy Sambo, Benny Mamoto memberikan warning kepada pihak-pihak yang saat ini sedang menangani kasus Ferdy Sambo untuk berhati-hati.
Ketua Kompolnas menduga bahwa upaya yang dilakukan oleh pihak Ferdy Sambo tidak akan berhenti karena terdapat banyak rencana yang akan dilakukan.
“Warning kepada seluruh jajaran yang sedang menangani agar hati-hati dan waspada. Nah upaya ini tidak akan berhenti. Satu jurus dilakuakn tidak berhasil, dia akan pakai jurus yang lain dan itu akan terus menerus dilakukan,” ujar Benny Mamoto.
Namun Benny Mamoto tidak bisa menyampaikan sejauh mana gerakan bawah tanah Ferdy Sambo telah beraksi.
“Saya tidak berani menyampaikan itu ya, tentunya itu semua harus didukung dengan bukti. Tapi kita harus belajar dari apa yang selam ini terungkap,” kata Benny Mamoto, dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube MetroTV (2/2/2023).***

Share this article
Jalur yang pertama adalah jalur legal menggunakan lawyer dalam menghadapi proses hukum, jalur yang kedua adalah jalur ilegal.