AYOJAKARTA.COM - Jalan terjal agaknya semakin membayangi Anies Baswedan dalam pencalonannya sebagai Presiden tahun 2024.
Pasalnya, setelah ia mendapatkan dukungan dari beberapa Partai besar, kini muncul kabar terkait perjanjian antara Prabowo dan Dirinya.
Bahkan muncul lagi kabar bahwa adanya hutang sebanyak Rp 50 miliar yang dimiliki Anies Baswedan kepada Sandiaga Uno.
Dikutip AyoJakarta.com dari laman serang.suara.com dengan judul artikel "Fadli Zon Sebut Ada 7 Poin Perjanjian Prabowo-Anies Baswedan", Fadli Zon yang merupakan Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra membenarkan adanya perjanjian tersebut.
"Kebetulan saya mendraft, saya menulis, dan ada tujuh poin. Kalau itu urusannya, urusan Pilkada," ungkap Fadli Zon dikutip dari serang.suara.com.
Namun melalui penjelasannya Fadli Zon mengatakan bahwa ia tidak tahu menahu terkait adanya pinjam meminjam antara Anies Baswedan kepada Sandiaga Uno Menparekraf dan Mantan Walikota Jakarta Sebesar Rp 50 Miliar.
"Pada waktu awal itu, saya yang men-draft perjanjian untuk pilkada DKI," tambahnya.
Terkait kabar peminjaman uang tersebut, Fadli mengatakan bahwa dirinya tidak tahu menahu dan meminta awak media untuk menanyakan langsung kepada Sandiaga Uno.
Sebelumnya selentingan kabar adanya uang yang dipinjam oleh Anies Baswedan kepada Sandiaga Uno berkembang ketika Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Erwin Aksa, di kanal Youtube Akbar Faizal.
Anies Baswedan dan Sandiaga Uno pernah mencalonkan diri bersama-sama sebagai bakal Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Periode 2017.
Baca Juga: Arif Rachman Bantu Ferdy Sambo dalam Kasus Pembunuhan, Jaksa Sindir Pedas Pledoinya Soal Kejujuran
Keduanya pun berhasil meraup suara dan memenangkan pilkada tersebut, mengalahkan petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dengan Djarot Saiful Hidayat.
Artikel ini telah dimuat dalam laman serang.suara.com dengan judul "Fadli Zon Sebut Ada 7 Poin Perjanjian Prabowo-Anies Baswedan".

Share this article
Tidak hanya muncul perjanjian dengan Prabowo, muncul lagi kabar adanya uutang sebanyak Rp 50 miliar yang dimiliki Anies Baswedan kepada Uno.