AYOJAKARTA.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) ditanya soal rangkap jabatan pada dua menterinya di kepengurusan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).
Diketahui usai Kongres Luar Biasa PSSI pada beberapa waktu lalu, Kedua Menteri Kabinet Indonesia Maju itu didapuk memegang jabatan penting di kepengurusan PSSI untuk periode 2023-2027.
Adapun kedua menteri tersebut adalah Erick Thohir selaku Menteri BUMN yang ditetapkan sebagai Ketua Umum PSSI yang baru.
Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali terpilih sebagai Wakil Ketua Umum PSSI.
Menanggapi hal itu, Presiden Jokowi mengaku tidak akan mempermasalahkan soal rangkap jabatan.
Menurutnya, yang terpenting adalah menterinya bisa mengatur waktu dan tetap bisa menjalankan tugas di pemerintahan.
"Pemerintah tidak akan intervensi apapun kepada PSSI, tetapi yang paling penting ada sebuah perubahan, ada sebuah reformasi dan transformasi. Sehingga nantinya tahab demi tahab kemajuannya kelihatan," ujar Jokowi, dilansir dari YouTube KompasTV, Sabtu, 18 Februari 2023.
Baca Juga: Jelang Sidang Kode Etik Polri, Richard Eliezer Ajukan Perpanjangan Status Justice Collaborator
"Yang paling penting semuanya bisa mengatur waktunya," imbuhnya.
Jokowi juga lantas menyinggung sejumlah menteri lainnya yang turut menjadi pengurus persatuan olah raga.
Kemudian, orang nomor satu di Indonesia itu mencontohkan pada empat menteri lainnya yang bisa mengatur tugasnya.
"Karena kita kan juga tahu Pak Basuki itu juga menjadi ketua dayung, bisa. Pak Airlangga juga menjadi ketua wushu, bisa. ***

Share this article
Adapun kedua menteri tersebut adalah Erick Thohir selaku Menteri BUMN yang ditetapkan sebagai Ketua Umum PSSI yang baru.