AYOJAKARTA.COM - Identitas asli Bjorka masih menjadi pertanyaan publik hingga saat ini, setelah kasusnya meretas dan membocorkan sejumlah milyaran data pribadi dari sejumlah provider layanan telekomunikasi.
Selain itu, ia juga membocorkan data pribadi milik sejumlah pejabat tinggi negara.
Saat ini baru satu tersangka yang ditetapkan dalam kasus tersebut yang berperan sebagai penyedia channel Telegram untuk Bjorka.
Baca Juga: Akhirnya Terungkap! BAP Susi Bocor: 7 Bulan Hubungan Terlarang Putri Candrawathi dengan Ajudan
Pemerintah terus berupaya untuk mengusut dan menangkap sosok Bjorka atas aksinya tersebut.
Kini pemerintah membuka kemungkinan untuk bekerja sama dengan pihak luar negeri demi meringkus sosok Bjorka tersebut.
Dilansir dari PMJ News, Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, Polri membuka kemungkinan untuk bekerja sama dengan pihak luar negeri untuk memburu Bjorka.
"Ya tidak menutup kemungkinan ya, kemungkinan juga akan bekerja sama dengan pihak-pihak luar (negeri),” ujar Dedi kepada wartawan, Rabu (21/9/2022).
Namun Dedi tidak menyebutkan secara rinci dengan pihak luar negeri mana yang dimaksudkan.
Tim khusus yang dibentuk saat ini masih aktif bekerja demi mengusut kasus peretasan oleh Bjorka tersebut.
Baca Juga: Irma Hutabarat: Divisi Propam Polri adalah Divisi yang Bejat
“Komunikasi terakhir dengan timsus bahwa tim masih bekerja, karena proses pembuktiannya ini juga perlu pendalaman dari sisi scientific. Oleh karenanya tidak terburu-buru, tim masih bekerja terus terdiri dari Polri, BIN, Badan Siber Sandi Negara (BSSN), Kemkominfo, dan sebagai koordinator adalah Pak Menkopolhukam," ucapnya.
"Nanti apabila sudah ada informasi sekali lagi ya rekan-rekan untuk bersabar nanti akan saya sampaikan kepada rekan-rekan. Proses pendalaman kasus ini juga cukup panjang," tandasnya.***

Share this article
Polri membuka kemungkinan untuk bekerja sama dengan pihak luar negeri demi meringkus sosok Bjorka tersebut.