AYOJAKARTA.COM -- Belum lama ini heboh kabar mengenai penangkapan seorang remaja di Madiun, Jawa Timur yang diduga hacker Bjorka.
Dari peristiwa itu, banyak yang menilai adanya kejanggalan. Pasalnya, pemuda yang diduga Bjorka itu hanya berjualan dan mengaku tidak mempunyai komputer di rumahnya.
Meski belum dapat dipastikan pemuda tersebut adalah sosok di balik Bjorka, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo, memberikan tanggapan terkait hal itu.
"Yang di Madiun sedang didalami terkait masalah yang bersangkutan (peretasan)," kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo dalam pernyataan terbarunya, dikutip dari ANTARA.
Demikian seperti yang diberitakan AyoSemarang.com dalam artikel "Dituding Salah Tangkap! Polri Tanggapi Penangkapan Pemuda Madiun Inisial MAH Terduga Bjorka".
Lebih lanjut, Dedi menyebut timsus yang dibentuk pemerintah untuk mencegah kebocoran data sudah mulai bekerja.
Baca Juga: Brigjen Hendra Kurniawan Akhirnya Jujur soal Skenario Cantik Ferdy Sambo, Singgung Nama Kapolri
"Timsus sudah bekerja. Apa yang dilakukan akan disampaikan lebih lanjut oleh Timsus," kata Dedi menguraikan penjelasan.
"Biarkan Menkopolhukam sampaikan secara komprehensif, saya hanya (menyampaikan) informasi awal," kata Dedi menambahkan.
Dalam kesempatan itu, Dedi yang merupakan jenderal bintang dua itu juga menyinggung soal sosok asli Bjorka yang diduga berasal di Cirebon, Jawa Barat.
Menurut Dedi, sampai saat ini belum ada informasi penangkapan untuk pemuda terduga Bjorka di Cirebon.
Baca Juga: Siapa Effendi Simbolon yang Diburu TNI? Simak Profil Agama hingga Anak-Istri
"Yang saya dapat (adalah) informasi yang di Jawa Timur saja, yang di Cirebon belum, tidak ada (penangkapan)," kata Dedi mengakhiri.
Sebagai tambahan infromasi, pemuda tersebut ditangkap polisi hari Rabu, 14 September 2022. Uniknya selang sehari, Kamis, 15 September 2022, Bjorka justru masih bisa mengunggah pernyataan melalui saluran Telegram.
Dalam unggahannya, Bjorka mengecam penangkapan MAH. Dia menegaskan, polisi salah menangkap orang.
"Anak ini ditangkap dan diinterogasi oleh pemerintah Indonesia," tulis Bjorka.
Selanjutnya, Bjorka turut mengecam seorang warganet yang menjadi sumber pertama tuduhan terhadap MAH.
Baca Juga: Balik Badan, Brigjen Hendra Kurniawan Bongkar Balik Aib Ferdy Sambo
"Untuk drak tracer guy, ini adalah dosamu menyediakan pelayanan palsu kepada pemerintah Indonesia dan memberikan informasi salah kepada sekelompok idiot," kecam Bjorka.
Tak hanya mengecam, Bjorka juga turut membocorkan data diri serta foto asli warganet yang menuduh MAH sebagai dirinya.
"Untuk dark tracer guy, semoga beruntung," tulis Bjorka yang mengunggah sejumlah foto dan profile WhatsApp warganet tersebut.*** (Wahyu Vitaarum/AyoSemarang.com)

Share this article
Belum lama ini heboh kabar mengenai penangkapan seorang remaja di Madiun, Jawa Timur yang diduga hacker Bjorka.