AYOJAKARTA.COM - Usai pemerintah secara resmi menaikkan harga BBM, demo besar-besaran mulai digelar.
Satu di antaranya, demo yang digelar oleh BEM SI yang menolak kebijakan tersebut.
Demo Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia atau BEM SI akan digelar selama empat hari.
Baca Juga: Wajib Tahu! Makna Angka 234 Dji Sam Soe, Mbah Moen: Tidak Masuk Surga Kalau Tak Tahu
Demo BEM SI yang menolak harga BBM naik ini berlangsung mulai Selasa, 6 September 2022.
Nantinya, demo BEM SI akan berjalan hingga 10 September 2022.
Aksi ini digelar sebagai bentuk protes terhadap kebijakan pemerintah, termasuk adanya kenaikan harga pada bahan bakar minyak atau BBM.
Baca Juga: Susi ART Ferdy Sambo Lihat Putri Candrawathi Digendong Kuat Maruf, Ternyata Ini Penyebabnya!
Demikian seperti yang diberitakan Pikiran-Rakyat.com dalam artikel "BEM SI Serukan Aksi Serentak 6-10 September 2022: Robohkan Kekuasaan Atas Pengkhianatan Terhadap Rakyat!".
"Dengan melihat kebijakan pemerintah yang semakin jauh dari keberpihakannya kepada rakyat, maka kita akan kembali penuhi jalan dan persimpangan," tutur Koordinator Media BEM SI 2022, Arif Maulana, Selasa, 6 September 2022 dini hari WIB.
"Kita akan melihat kembali pergerakan mahasiswa pada ruang-ruang perjuangan di masyarakat. Bergerak dan menyadarkan posisi mahasiswa di setiap fragmen perubahan," ujarnya menambahkan.
Oleh karena itu, BEM SI menyatakan seruan terhadap mahasiswa di seluruh Indonesia untuk menggelar aksi serentak selama 4 hari berturut-turut.
"Maka, kami mengundang kawan-kawan BEM Seluruh Indonesia untuk melaksanakan aksi serentak pada tanggal 6-10 September 2022, tempat di Seluruh Wilayah Indonesia," kata Arif Maulana.
"ROBOHKAN KEKUASAAN ATAS PENGHIANATAN TERHADAP RAKYAT, Panjang Umur Perjuangan! Hidup Mahasiswa! Hidup Rakyat Indonesia! Hidup Perempuan Indonesia!," ucapnya menambahkan, dikutip dari akun Instagram @bem_si.
Sebelumnya, Pemerintah memutuskan untuk menaikkan harga BBM pada awal September 2022.
Baca Juga: SUDAH CAIR! Berikut Daftar Penerima BLT BBM 2022 Rp 600 Ribu, Cek Namamu di Sini
Kebijakan ini sudah diumumkan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif lewat keterangan resmi pada Sabtu, 3 September 2022.
"Hari ini tanggal 3 September tahun 2022 pukul 13.30, pemerintah memutuskan untuk menyesuaikan harga BBM subsidi antara lain. Pertalite dari Rp7.650 per liter menjadi Rp10.000 per liter. Kemudian solar subsidi dari Rp5.150 per liter jadi Rp6.800 per liter," kata Arifin Tasrif.
"Pertamax non subsidi dari Rp12.500 per liter, menjadi Rp14.500 per liter," ujarnya, dikutip dari akun Youtube Sekretariat Presiden pada Sabtu, 3 September 2022. *** (Eka Alisa Putri/Pikiran-Rakyat.com)

Share this article
Usai pemerintah secara resmi menaikkan harga BBM, demo besar-besaran mulai digelar BEM SI selama 4 hari.